Kamis, 3 Agustus, 2017 2:36 pm

12 Negara Ikuti Kejuaraan Dunia Woodball 2017 di Bintan

Woodball, olahraga yang bisa dimainkan segala kalangan

RiauKepri.com, BINTAN — Bintan kembali dipercaya untuk menggelar Kejuaraan Dunia 1st World Cup Beach Woodball Championship 2017 yang akan diselenggarakan tanggal 9-13 Agustus 2017 bertempat di Bintan Lagoon Resort, Lagoi.

“Kita dipercaya Federasi Woodland Internasional (IWbF) untuk menyelenggarakan kejuaraan dunia yang baru pertama kalinya digelar. Kegiatan ini, sebagai panitia lokal adalah Indonesia Woodball Asosiasi (IWBA) Kota Tanjungpinang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Bintan dan didukung oleh Kementerian Pariwisata RI,” kata Suparno, Ketua Panitia 1st World Cup Beach Woodball Championship 2017
Suparno menjelaskan, hingga saat ini sudah ada 12 negara yang akan berpartisipasi dalam Kejuaraan ini.
“Sebanyak 12 negara telah konfirmasi hadir dan telah mendaftarkan nama-nama pemainnya. Untuk saat ini, total ada 176 pemain yang akan ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini,” lanjutnya
Pria yang juga sebagai Ketua DPRD Kota Tanjungpinang ini menambahkan, 12 negara yang sudah menyatakan konfirmasi adalah Singapura, Hongkong, Vietnam, Taiwan, Malaysia, Korea, India, China, Uganda, Oman, Nepal dan tuan rumah Indonesia.
“Kita masih menunggu konfirmasi negara lainnya hingga penutupan pendaftaran nanti,” terangnya.
Olahraga Woodball atau bola kayu merupakan cabang olahraga modifikasi dari golf, dengan mempertimbangkan unsur-unsur efisiensi biaya, waktu, dan mempertahankan kelestarian lingkungan hidup. Cara memainkannya hampir sama dengan golf. Hanya saja olahraga ini lebih murah dari segi alat
Dalam permainan woodball sasaran permainan ini adalah memasukan bola kedalam gate yang telah ditentukan. Diperlukan lapangan yang memiliki panjang kurang lebih 30-150 meter. Untuk dapat melakukan permainan ini, seorang pemain membutuhkan malet (stik khusus untuk permainan woodball) dan bola berdiameter 3 perempat inchi yang terbuat dari kayu. (RK/BP)
Baca juga :  KI Riau Gagas Pertemuan KI se-Sumatra, Ini yang Hendak Dibahas