Senin, 21 Agustus, 2017 2:44 pm

2 KRI dan 1 Helikopter Lantamal IV Bantu Cari Pelaut Kapal Perang AS

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Mendapat informasi insiden tabrakan kapal USS John S Mccain dengan MV Alnic MC berbendera Liberia di timur Selat Malaka, Danlantamal IV Laksma TNI R.Eko Suyatno langsung berkoordinasi dengan jajaran Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) Laksma TNI Bambang Irawanto dan jajaran Pos Angkatan Laut Berakit, Posal Lagoi. Tak lama setelah itu, segera menurunkan KRI Cucut-886, KRI Parang-647 serta 1 Helly 409 dan unsur Patkamla Lantamal IV untuk membantu melaksanakan SAR pencarian Korban.

Sampai saat ini diperoleh informasi 10 kru kapal perang AS hilang dan masih dalam pencarian. Sementara USS John S Mccain (DDG) 56 mengalami kerusakan di bagian buritan lambung kiri bangunan kapal.

Baca juga :  Ini Tanda-tanda Angin Segar Demokrat Usung Syamsuar

Di lokasi kejadian, SAR yang sedang melaksanakan pencarian juga dibantu MMEA (Malaysian Maritime Enforcement Agency) dan RMN (Royal Malaysian Navy) dengan mengerahkan 1 kapal dan 2 fast boat.

Negara Singapura juga menurunkan PCG (Police Coast Guard dan RSN (Royal Singapore Navy) melibatkan RSS Gallant dan RSS Resilence serta Basking Shark SAR. 1 Heli Sea Hawk dari USS John S Mccain telah diterbangkan melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Sampai saat ini upaya yang dilakukan Lantamal IV adalah terus bergerak cepat berkoordinasi dengan Guskamlabar dan ILO Singapura untuk perkembangan di lapangan. KRI Cucut-886 dan KRI Parang-647 BKO Guskamlabar dan 1 Helly 409 melaksanakan bantuan pencarian korban.

Baca juga :  Irwan Meradang, Siapkan Sanksi Pemecatan 4 PNS Pesta Narkoba

Untuk mengantisipasi adanya tumpahan minyak Lantamal IV sudah berkoordinasi dengan instansi lingkungan hidup terkait antisipasi terhadap kemungkinan adanya tumpahan minyak. Namun sampai saat ini belum ada tumpampahan minyak yang terlihat di lokasi kejadian.

Insiden tabrakan kapal USS John S Mccain (DDG) 56 dengan MV Alnic MC berbendera Liberia terjadi di timur Selat Malaka, Tanjung Pergam, Bintan pada Senin pagi (21/8 2017).(RK/Pen)