Menu

Mode Gelap
MTI Kepri: DPRD dan Dishub Sebaiknya Beri Pemahaman, Bukan Harapan Palsu kepada Driver Online Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 11 Februari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026 Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan

Karimun

456 Rumah di Karimun Akan Dipasangi Listrik Gratis Melalui Program Kepri Terang

badge-check


					456 Rumah di Karimun Akan Dipasangi Listrik Gratis Melalui Program Kepri Terang Perbesar

RiauKepri.com, KARIMUN – Melalui Program Kepri Terang dicanangkan  Provinsi Kepri, tahun 2024 ini kembali menyalurkan bantuan pemasangan baru listrik (BPBL) bagi 456 rumah tangga di Kabupaten Karimun.

Sebanyak 456 rumah tangga kurang mampu yang akan dipasangi listrik gratis di Kabupaten Karimun itu dijelaskan Gubernur merupakan bantuan dari Kementrian ESDM tahun 2024.

Sejak tahun 2021, total keseluruhan bantuan pemasangan baru listrik di Karimun telah dilaksanakan sebanyak 3.158 rumah tangga.

Hampir Rp60 miliar dana dikucurkan untuk melaksanakan program Kepri Terang dalam tiga terakhir. Dana bersumber dari APBN,  APBD, serta dana kepedulian perusahaan (CSR).

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepulauan Riau M Darwin menambahkan, upaya peningkatan jam nyala menjadi 24 jam di Kabupaten Karimun dilaksanakan dengan metode.

Pertama, menggunakan tower crossing, yakni menara listrik yang digunakan untuk melintasi rintangan seperti sungai, Jalan raya, rel kereta api atau saluran listrik lainnya.

“Sistem tower crossing akan dilaksanakan pada tahun 2025 dan 2026 mendatang,”terang Darwin.

Metode tower crossing ini nantinya akan melintasi sejumlah pulau yang ada di Karimun. Yakni di Pulau Parit, Tanjungbatu Kecil, Tebias, Degong, dan Semembang, sehingga aliran listrik terhubung ke kawasan pemukiman masyarakat yang listriknya belum menyala 24 jam.

Selain itu, peningkatan jam nyala menjadi 24 jam diupayakan Pemprov Kepri dengan penambahan genset di Desa Rawajaya Kecamatan Sugie Besar. Ini direncanakan akan diwujudkan pada akhir tahun 2024.

Kemudian juga akan dilaksanakan pembangunan genset dengan kapasitas 80 kVA beserta jaringan listrik oleh Dinas ESDM Kepri di Pulau Bahan Desa Keban Kecamatan Sugie Besar.

Masih menurut M Darwin, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal juga akan dilaksanakan di Pulau Jaga Desa Sugie Kecamatan Sugie Besar.

“Pembangunan PLTS Komunal di Pulau Jaga ini akan dilaksanakan oleh oleh PT PLN (Persero) UP2K Kepri. Kapasitasnya sebesar 87 kWp,” tutup Darwin. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 11 Februari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

11 Februari 2026 - 07:58 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 10 Februari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

10 Februari 2026 - 06:36 WIB

Kapolsek Kundur/Ungar dan PWI Karimun di Tanjungbatu, Salurkan Bantuan Paket Sembako

9 Februari 2026 - 13:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 9 Februari 2026: Batam hingga Anambas Berpotensi Hujan, Waspada Angin Kencang

9 Februari 2026 - 00:22 WIB

Dua SK Picu Gejolak, Ketua KKBM Karimun Diganti Lewat Mubeslub

8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Trending di Karimun