Menu

Mode Gelap
Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026 Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan HPN 2026 di Jemaja Berlangsung Meriah, Bupati Aneng Apresiasi Peran Strategis Insan Pers Ribuan Warga Pulau Jemaja Padati Lapangan Bola Kelurahan Letung, Meriahkan Jalan Santai HPN 2026, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

Inhil

Warga Desa Seberang Sanglar Tewas Diterkam Buaya, Kapolres Perintahkan Pencarian Maksimal

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

RiauKepri.com, INHIL – Peristiwa tragis terjadi pada Senin, 21 Oktober 2024, sekitar pukul 17.30 WIB di perairan Desa Seberang Sanglar, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir. Seorang warga setempat bernama Aswar (53), ditemukan tewas setelah diterkam buaya saat sedang mandi bersama anaknya di sungai yang tak jauh dari rumahnya. Peristiwa ini menggemparkan warga sekitar dan membuat suasana desa menjadi mencekam.

Laporan insiden ini pertama kali diterima oleh Bhabinkamtibmas Desa Seberang Sanglar, Aipda Ruki Andika Maulana, S.I.P, yang segera menginformasikan kejadian tersebut kepada Kapolsek Reteh, AKP Herman, S.H. Tak berselang lama, AKP Herman melaporkan hal ini langsung ke Kapolres Indragiri Hilir untuk tindakan lebih lanjut. Kapolres pun langsung memerintahkan jajarannya agar melakukan upaya maksimal dalam pencarian korban yang diterkam buaya tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan anak korban, saat kejadian, Aswar tengah mandi di sungai bersama dirinya. Secara tiba-tiba, seekor buaya besar muncul dari air dan menyerang Aswar. Anak korban yang melihat kejadian tersebut segera berteriak meminta pertolongan warga. Sayangnya, sebelum bantuan datang, korban sudah terseret buaya ke dalam air.

Tim gabungan dari kepolisian, TNI ,Kepala Desa pak Khamaruddin dan masyarakat segera dikerahkan untuk melakukan pencarian diingat lebih hati hati dan waspada jangan sampai ada korban lagi ,

Pencarian berlangsung selama kurang lebih satu jam setelah laporan diterima. Bhabinkamtibmas Reteh bersama jajarannya, dengan bantuan warga setempat, berhasil menemukan jasad korban dalam kondisi tak bernyawa, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Budi Setiawan, S.I.K., M.I.K., melalui instruksinya, menegaskan kepada seluruh petugas di lapangan agar pencarian korban dilakukan seefisien mungkin untuk memastikan jasad dapat segera ditemukan. “Kami turut berbelasungkawa atas kejadian ini. Seluruh upaya sudah kami maksimalkan dalam pencarian, dan korban telah berhasil ditemukan meski dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kapolres dalam pernyataannya.

Peristiwa ini bukan kali pertama warga di wilayah tersebut diterkam buaya. Beberapa waktu yang lalu, kejadian serupa juga menimpa seorang warga di Desa Pulau Kecil. Fenomena buaya yang sering muncul di kawasan perairan Indragiri Hilir menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga. Pihak kepolisian dan pemerintah setempat berencana untuk melakukan tindakan pencegahan dan sosialisasi lebih intensif agar insiden serupa tidak terulang.

Sungai-sungai di wilayah Indragiri Hilir memang dikenal sebagai habitat buaya, dan warga diimbau untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar perairan tersebut, terutama saat menjelang sore hingga malam hari. Kejadian ini kembali menambah daftar panjang serangan buaya terhadap manusia di kawasan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah Aswar telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Aparat kepolisian setempat juga tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan patroli dan sosialisasi rutin di kawasan perairan guna meminimalisir ancaman buaya bagi warga sekitar. (AL).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Paku di Paru-paru: Detik-detik Menegangkan di Ruang Bronkoskopi RSUD Arifin Achmad

5 Februari 2026 - 11:32 WIB

Fakta Sidang: Ninik Mamak dan Kemanakan Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Perkara TBS Sawit

20 Januari 2026 - 12:43 WIB

IAI Ar-Risalah Inhil Resmi Jadi Partner Test Centre Regional Riau Sertifikasi Internasional TUV Rheinland

20 Januari 2026 - 07:24 WIB

Ninik Mamak dan Anak Kemenakan Memohon Keadilan di PN Tembilahan

14 Januari 2026 - 07:20 WIB

HMI Tembilahan Soroti Dugaan Pencurian Sawit, Desak Penegakan Hukum Objektif dan Bebas Kriminalisasi

11 Januari 2026 - 06:08 WIB

Trending di Inhil