Menu

Mode Gelap
Ulang Tahun Riau di Bawah Langit Jerebu Ramaikan Rangkaian HUT RI Ke-81, Belasan Superhero Muncul Mapolda Kepri Surat Siak ke Presiden Polsek Pinggir Ungkap Kasus Dugaan Sabu, Dua Pria Diamankan Polisi Selidiki Sumber Api Kebakaran Di Depan Stadion Mahmud Jalal Dugaan Kasus Asusila di SMP Tanjungpinang, Itong Ingatkan Pentingnya Pengawasan dan Perlindungan Anak

Meranti

Imigrasi Selatpanjang Ada Progam Layanan ‘Ketupat’

badge-check

Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

RiauKepri.com, MERANTI – Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang menggelar Podcast Bintang (Bincang-bincang Imigrasi Selatpanjang) membahas soal isu aktual seputar keimigrasian di Cafe Harbour, Jalan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Senin (28/10/2024).

Podcast ini tayang secara langsung (live streaming) di akun YouTube Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang yang dipandu oleh host Dhika. Sementara Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kasi Tikim) Yuris Wibowo Susanto tampil sebagai narasumber.

Sejumlah isu yang diperbincangkan pun beragam. Mulai dari soal inovasi, program, potensi keamanan hingga sistem dan data.

Untuk meningkatkan pelayanan publik, Imigrasi membuat beberapa inovasi seperti Desa Garda Imigrasi (SAGARIS), Identifikasi Dini Orang Asing (DENIRA) dan Kedatangan Petugas ke Tempat (KETUPAT).

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Yuris Wibowo Susanto menyampaikan inovasi dan program strategis untuk mempermudah masyarakat terluar adalah layanan KETUPAT.

“Kita ada program layanan KETUPAT, yang merupakan layanan paspor kolektif, di mana petugas kantor Imigrasi akan memberikan layanan jemput bola khusus melayani pembuatan paspor baru dan penggantian paspor langsung ditempat pemohon paspor,” ujar Yuris.

Kegiatan tersebut adalah inovasi terbaru dari Kepala Imigrasi Selatpanjang, Putu Sonny Kharmawi Guna G dalam mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

“Ini upaya imigrasi Selatpanjang untuk meraih WBK. Mudah-mudahan Imigrasi Selatpanjang meraih WBK tahun ini. Mohon doanya,” harapnya.

Selain itu, ia juga menceritakan kejadian yang sempat viral beberapa waktu lalu. Seorang WNA nekad datang jauh-jauh dari Myanmar ke Selatpanjang, Riau hanya untuk menemui wanita pujaan yang ia kenal melalui sosial media.

“WNA tersebut datang ke Selatpanjang memang untuk menemui wanita pujaannya. Alih-alih diterima dengan baik ujung-ujungnya mendapat penolakan dari wanita itu dan keluarganya. Dia diusir sehingga WNA tersebut memaksa bertahan hingga melakukan teror. Atas kejadian itu, akhirnya WNA bersangkutan kami amankan,” ungkapnya.

Selain itu, Imigrasi Selatpanjang juga melakukan sosialisasi ke sekolah dalam rangka menambah wawasan bagi siswa. Kemudian juga memberikan edukasi mengenai bahaya dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

“Kami juga sudah beberapa kali melakukan sosialisasi ke tingkat sekolah. Adik-adik kita edukasi tentang bahayanya TPPO. Yang awalnya diimingi-imingi kerja ternyata tidak sesuai harapan,” beber Yuris.(RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polisi Selidiki Sumber Api Kebakaran Di Depan Stadion Mahmud Jalal

8 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Kebakaran Lahan di Jalan Pramuka, Api Berhasil Dipadamkan dalam Dua Jam

8 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polda Riau Tembus Pulau Rangsang, Hadirkan Negara di Teras NKRI

8 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Polsek Tebing Tinggi Cek Ketahanan Pangan P2B Pertanian Cabe Milik Warga

8 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Posal Selatpanjang Gelar Aksi Sosial di Kampung Nelayan Desa Insit

8 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Trending di Meranti