Menu

Mode Gelap
Pinjam Beli Rokok, Motor Teman Dibawa Kabur! Pelaku Dibekuk Polisi Cegah Karhutla, Polsek Sungai Sembilan Turun Langsung Edukasi Warga dan Pasang Spanduk Larangan Bakar Lahan Cuaca Kepri Selasa 14 April 2026: Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang Peringati Hari Nelayan, Polsek Kundur Dayung Sepeda ke Ungar, Sambil Serahkan Baju Pelampung dan Sembako Untuk Nelayan Teken PKS, Kolaborasi Pemkab Bintan dan Kejari Bintan Tangani Hukum Bidang DATUN BRK Syariah Dampingi ASN Pra Pensiun dan Pensiunan Tanjungpinang-Bintan dalam Ramah Tamah dan Layanan Syariah

Pekanbaru

Syamsuar Pemimpin Nasionalis yang Menjulang Kerukunan Umat Beragama

badge-check


					Syamsuar Pemimpin Nasionalis yang Menjulang Kerukunan Umat Beragama Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU- Selama kepemimpinanya menjadi Gubernur Riau, Drs H. Syamsuar, M.Si, sangat berkomitmen terhadap kerukunan umat beragama di tanah Melayu Lancang Kuning ini. Sehingga pemimpin nasionalis ini mendapat penghargaan sebagai Tokoh Kerukunan Nasional yang Inovatif dan Kreatif dalam Merawat Kerukunan Umat Beragama yang diberikan oleh Asosiasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Itu sebab, Provinsi Riau ini antar umat selalu harmonisasi. Kerukunan umat beragama terawat karena dukungan Syamsuar sewaktu menjabat gubernur Riau juga mengalokasikan dana hibah untuk FKUB lebih kurang Rp 1,6 miliar selama 3 tahun berturut turut dalam upaya menciptakan kegiatan dan sosialisasi keagamaan di Provinsi Riau.

Berkat kepedulian satu-satunya kepada daerah di Riau ini yang menerima pin emas dari Pemerintah Pusat lantaran peduli terhadap kebudayaan, pada tahun 2020-2021 penilaian Balitbang Kementerian Agama RI merilis indek kerukunan umat beragama di Riau berada di posisi ke-30 dari 34 provinsi di Indonesia. Pada posisi yang sangat rendah tersebut, Syamsuar selaku gubernur Riau sangat prihatin terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Riau. Solusi darinya, mengumpulkan dan mengaktifkan peran tokoh lintas agama agar berperan aktif dalam menciptakan harmonisasi lintas agama, dengan membuat kegiatan dan dialog keagamaan sebagai solusi terbaik dan mendukung anggaran.

Hasilnya, maka pada tahun 2022-2023 Riau berhasil memperoleh Penilaian indek kerukunan umat beragama yang semula di level 30 menjadi 16 besar dari 34 provinsi di Indonesia dan FKUB berhasil pula melaksanakan Rakor se-Sumatera yang dilaksanakan di Pekanbaru, September 2023 yang lalu.

Dari hasil perbaikan Indek Kerukunan dari 30 besar menjadi level 16 besar, Syamsuar selaku gubernur langsung di undang oleh Staf ahli Wakil Presiden RI, mendapat apresiasi tehadap kinerja Syamsuar dalam mendukung harmonisasi umat beragama di Riau dan pencapaian indek kerukunan umat beragama di Riau semakin baik.

Dari hasil yang dicapai Riau Assosiasi FKUB Nasional yang diketuai Ida Pangelinsir Ratu Sukahet, dari Bali memberikan penghargaan kepada Syamsuar sebagai Tokoh Kerukunan Nasional.
Sebelumnya FKUB Provinsi Riau juga menberikan penghargaan kepada Syamsuar selaku gubernur Riau sebagai tokoh kerukunan Riau.m Penghargaan iniq sempena acara Rakor FKUB se-Riau yang dilaksanakan di Kota Dumai.

Drs H.Rasyidi Hamzah MA, selaku Sekretaris FKUB Riau, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Syamsuar selaku gubernur Riau yang telah memberikan suport terhadap kinerja FKUB dengan mengalokasikan dana hibah. Sehingga FKUB bisa melaksanakan kegiatan dialog serta berbagai kegiatan yang menunjang komunikasi terhadap kerukunan umat beragama di Riau. Dan terawatlah hubungan dengan tokoh lintas agama di kabupaten/kota yang ada di Riau.

Menurut Rasyidi Hamzah, FKUB terus bergerilya ke daerah-daerah untuk memberi motivasi dan menjaga harmonisasi kerukunan di kalangan tokoh lintas agama.

Tahun 2024 ini, telah keluar pula hasil penilain dari Balitbang Kementerian Agama RI, Indek Kerukunan Umat Beragama Provinsi Riau yang berada di peringkat ke-16, dan ini secara nasional berada di rangking pertama dengan skor nilai 84, 23 dari 34 provinsi di Indonesia, di bawahnya Provinsi Kepri yang tahun 2022-2023 berada di urutan nomor Satu.

Rasyidi Hamzah juga memberikan apresiasi bahwa, keberhasilan Provinsi Riau dalam menciptakan kerukunan
adalah keberhasilan Syamsuar selaku Gubernur, yang telah meletakan dasar-dasar pentingnya kerukunan di kalangan umat beragama di Riau.

“Tanpa kerukunan umat beragama, tidak akan berhasil dalam membangun Provinsi Riau yang besar ini, Pak Syamsuar semasa bupati di Kabupaten Siak sampai menjadi gubernur Riau sangat peduli terhadap kelangsungan dan kerukunan Umat beragama. Tentu juga peran yang tak kalah penting adalah kantor wilayah Kementerian Agama dan Kesbangpol Provinsi Riau yang setiap saat memberikan solusi dan motivasi terhadap perkembangan umat beragama di Provinsi Riau,” ungkap Rasyidi Hamzah.

Selain itu, sambung Rasyidi Hamzah, peran seluruh pengurus FKUB dan tokoh lintas agama di Provinsi Riau. Semoga kerukunan dan keharmonisasi umat beragama di Riau tetap terjaga dengan baik. “Atas nama FKUB Riau kami ucapkan terima kasih kepada Pak Syamsuar. Semoga sehat serta sukses selalu,” ujar Rasyidi Hamzah. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penguatan Budaya “BerAKHLAK” Jadi Strategi Sekretariat DPRD Riau Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

13 April 2026 - 13:18 WIB

Muda Berangkat ke Tanah Suci, Azka dan Nazib Menjemput Panggilan Haji di Usia 20 Tahun

13 April 2026 - 10:47 WIB

Pererat Sinergi “Tali Berpilin Tiga”, Bupati Bengkalis Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal FKPMR

13 April 2026 - 08:03 WIB

Perdana BRK Syariah Inisiasi Praktik Manasik Haji, Perkuat Layanan Spiritual Nasabah

12 April 2026 - 18:56 WIB

Bupati Siak Ajak FKPMR dan Legislator Riau Kompak Perjuangkan Keadilan Fiskal Daerah

12 April 2026 - 15:33 WIB

Trending di Pekanbaru