Menu

Mode Gelap
BRK Syariah Salurkan CSR Rp30 Juta untuk Masjid Al-Jama’ah pada Safari Ramadan Pemprov Riau di Inhil Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 8 Maret 2026: Sebagian Wilayah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang BRK Syariah Gaungkan Literasi Keuangan Syariah Lewat GERAK Syariah 2026 di Pekanbaru Bupati dan Wabup Siak Jadi Amil Zakat, Terima Langsung Zakat dari Muzakki Safari Ramadan Kecamatan Jemaja Digelar di Pulau Darak, Warga Air Biru Sampaikan Terima Kasih Malu Melayu

Advertorial

2025, Pemprov Kepri Bangun Pelabuhan Perikanan di Bintan

badge-check


					2025, Pemprov Kepri Bangun Pelabuhan Perikanan di Bintan Perbesar

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025 merencanakan pembangunan Pelabuhan Perikanan yang representatif untuk kapal-kapal perikanan terutama kapal perikanan di Kabupaten Bintan dan sekitarnya. Pembangunan ini menjawab kebutuhan akan pentingnya keberadaan pelabuhan perikanan di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki luas wilayah perairan sekitar 96 persen dari total luas wilayahnya dan dengan jumlah kapal perikanan mencapai puluhan ribu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, Said Sudrajad Mazlan mengungkapkan pelabuhan perikanan yang akan dibangun melalui DAK Tahun 2025 adalah Pelabuhan Perikanan Batu Duyung yang belokasi di Kelurahan Sei Enam Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan.

“Diharapkan dengan adanya pelabuhan perikanan ini nantinya dapat melayani kapal-kapal perikanan di Provinsi Kepulauan Riau baik pelayanan tambat labuh maupun pelayanan bongkar muat kapal perikanan,” ujarnya.

Pelabuhan Perikanan, terang Said, adalah tempat yang terdiri atas daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan sistem bisnis perikanan yang dipergunakan sebagai tempat Kapal Perikanan bersandar, berlabuh, dan atau bongkar muat ikan yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang perikanan. Kepri, kata dia, memiliki luas lautan 97 persen dibanding daratan dengan hasil tangkapan ikan yang melimpah.

“Rata-rata masyarakat pesisir bekerja sebagai nelayan sehingga sudah seharusnya pemerintah memfasilitasi kebutuhan mereka,” ucapnya. (Yata)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kian Istimewa, Safari Ramadan Bupati dan Wakil Bupati Bintan di Kelong Turut Dihadiri Gubernur Kepri

23 Februari 2026 - 13:12 WIB

Dorong Intervensi Pusat, Anggota DPRD Meranti Kawal Langsung Usulan Ketahanan Pangan ke Menteri Pertanian

14 Februari 2026 - 21:22 WIB

Terus Lahirkan Wirausaha Muda, Bupati Roby Buka Pelatihan Keahlian Barber

11 Februari 2026 - 15:15 WIB

Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas

10 Februari 2026 - 21:06 WIB

Komitmen Bupati Kepulauan Meranti dalam Pembangunan Gudang Bulog

7 Februari 2026 - 06:34 WIB

Trending di Advertorial