Menu

Mode Gelap
Prakiraan BMKG Jumat: Tanjungpinang hingga Natuna Didominasi Berawan dan Hujan Ringan Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas Pemkab Siak Bayar THR ASN 100%, TPP Disesuaikan Kemampuan APBD PT TIMAH Gandeng Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Sosialiasi Pengisian SPT Tahunan Melalui Coretax Polda Kepri Gelar Bazar Berkah Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi di HUT ke-21 Air Kaleng: Gelembung Nostalgia dan Simbol Marwah

Pekanbaru

Siap-siap, Tiga Pulau di Meranti Didatangi Ekspedisi Rupiah Berdaulat

badge-check


					Pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat. F: Ist Perbesar

Pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU- Setidaknya ada lima pulau terluar, terdepan, dan tertinggal yang akan didatangi Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025, dari lima pulau tersebut tiga di antaranya berada di Kabupaten Kepulauan Meranti, masing-masing Pulau Padang, Pulau Tebing Tinggi, dan Pulau Rangsang. Sedangkan dua pulau lainnya berad di Kabupaten Bengkalis yakni, Pulau Rupat, dan Pulau Bengkalis.

Kedatangan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini bertujuan mengedarkan mata uang Indonesia, rupiah, hingga ke pelosok negeri. Senin (5/5/2025) tim tersebut resmi dilepas oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Bank Indonesia (BI) untuk melaksanakan misi mulia di Gedung Kantor Perwakilan BI Riau.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) adalah sebuah program yang menjadi wujud nyata sinergi antara TNI Angkatan Laut (AL) dan BI. Program ini menghadirkan layanan ekonomi yang inklusif bagi seluruh masyarakat, terutama di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang berada di Pulau Sumatera dan memiliki wilayah kepulauan yang terletak di daerah terluar Sumatera dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. Tim ERB akan bertugas untuk memberikan kebahagiaan dan senyuman bagi masyarakat di kepulauan 3T.

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani, wewakili Gubernur Riau, melepas tim ERB dengan harapan dan doa. Ia berharap, akan selalu ada kelancaran dan perlindungan saat melakukan pengabdian kepada bangsa dan negara. “Semoga Allah SWT memberikan perlindungan dan kelancaran kepada kita selama melakukan pengabdian kita bagi bangsa dan negara,” ucap Elly.

Elly juga menyebutkan, misi yang ada bukan hanya mengedarkan rupiah hingga pelosok saja. Tapi iuga menguatkan peran rupiah sebagai simbol dari kedaulatan bangsa. “Untuk itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung program ini. Mari jaga sinergi, koordinasi, dan kolaborasi agar pelaksanaannya bisa berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat maksimal,” tegas Elly.

Kata Elly, ada 5 pulau terluar yang akan didatangi oleh tim ERB nantinya. Kelima pulau terluar tersebut antara lain adalah Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Padang, Pulau Tebing Tinggi, dan Pulau Rangsang.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau, Panji Achmad, mengatakan Tim ERB akan melaksanakan banyak hal, tentunya hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat. “Ekspedisi ini adalah amanah dari kantor pusat, BI bersama TNI AL akan melakukan perjalanan ke lima pulau untuk mengedarkan rupiah dan menarik rupiah yang sudah tidak layak edar. Hal ini adalah salah satu wujud menguatkan kedaulatan negara. ”Semoga semua berjalan dengan baik-baik saja, dan kembali dengan baik juga, selamat bertugas,” katanya. (RK1/MCR)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TPID Riau Perkuat Pengendalian Inflasi, Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Idulfitri

11 Maret 2026 - 14:02 WIB

PT Bumi Siak Pusako Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025

11 Maret 2026 - 13:42 WIB

Rompi Oranye dan Tangan Diborgol di Pagi Pekanbaru, Kepulangan Abdul Wahid Menuju Meja Hijau

11 Maret 2026 - 11:40 WIB

Hasil Survei Februari 2026, Indeks Kepuasan dan Persepsi Anti Korupsi Imigrasi Pekanbaru Tembus Nilai 97

11 Maret 2026 - 08:38 WIB

LAMR Minta Menteri Kehutanan Batalkan Rencana Relokasi Warga TNTN di Tanah Adat Cerenti

10 Maret 2026 - 19:21 WIB

Trending di Kuansing