Menu

Mode Gelap
Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026 Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan HPN 2026 di Jemaja Berlangsung Meriah, Bupati Aneng Apresiasi Peran Strategis Insan Pers Ribuan Warga Pulau Jemaja Padati Lapangan Bola Kelurahan Letung, Meriahkan Jalan Santai HPN 2026, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

Tanjungpinang

Zulhidayat: Tanjungpinang Miliki Keunggulan Wisata Sejarah dan Heritage

badge-check


					Destinasi Wisata Heritage di Tanjungpinang. F: Net Perbesar

Destinasi Wisata Heritage di Tanjungpinang. F: Net

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang yang bertajuk Strategi Pemasaran Pariwisata terhadap Kebijakan Bebas Visa Kunjungan, di restoran Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, Kepri, Selasa (7/5/2025).

FGD ini mempertemukan pemangku kepentingan guna merumuskan strategi pariwisata Tanjungpinang dalam memanfaatkan peluang kebijakan bebas visa.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menyebut bahwa sektor pariwisata saat ini tengah diuji. Namun, ia optimistis, dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku industri, sektor ini dapat kembali menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

“Meski kondisi ekonomi sedang melambat, sektor pariwisata tetap memiliki potensi besar. Investasi yang relatif kecil, namun dampaknya bisa luar biasa. Ini peluang yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Menurut Zulhidayat, Tanjungpinang memiliki keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain, yakni kekayaan wisata sejarah dan heritage. Potensi ini harus terus dikembangkan untuk memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

“Kita memiliki banyak cerita sejarah yang menarik dan autentik. Ini adalah warisan yang bisa kita angkat dan jadikan kekuatan bagi pariwisata Tanjungpinang,” ujarnya.

Ke depan, lanjutnya, pemko akan mengambil dua langkah strategis, yaitu memperkuat digital marketing dan rebranding pariwisata. Selain dukungan Dinas Kominfo, juga akan bekerja sama dengan para kreator konten untuk mengangkat kekhasan Tanjungpinang, terutama nilai-nilai akulturasi budaya Melayu dan Tionghoa.

Salah satu contoh adalah kisah pernikahan Kapitan Tik Sing yang pernah dipentaskan dan menggambarkan perpaduan budaya tersebut. Kisah ini bukanlah ciptaan baru, melainkan warisan sejarah yang telah hidup selama ratusan tahun di Tanjungpinang.

“Sejarah membuktikan bahwa Tanjungpinang memiliki kekuatan itu. Ini adalah potensi dan peluang yang harus kita garap, termasuk dalam hal rebranding dan marketing digital,” ujar Zulhidayat.

Ia berharap, forum ini dapat menjadi wadah tukar gagasan yang melahirkan kebijakan strategis untuk pertumbuhan sektor pariwisata. “Mari tetap semangat dan terus bergerak maju,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti, menjelaskan bahwa Kepri telah memperoleh fasilitas bebas visa kunjungan untuk pemegang Permanent Resident (PR) dan skema visa pendek selama tujuh hari.

Saat ini, Gubernur Ansar sedang berupaya memperluas skema bebas visa bagi lebih banyak entitas di Singapura.

“Ini peluang besar bagi industri pariwisata. Kita harus gencar mempromosikan, menyusun paket wisata menarik, dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Guntur.

Guntur juga menyebutkan bahwa melalui Perpres No. 1/2024, Tanjungpinang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata bertema Culture and Heritage, yang menggabungkan dua budaya besar, Melayu dan Tionghoa.

“Ini adalah peluang emas untuk Tanjungpinang melakukan rebranding dengan positioning sebagai destinasi wisata budaya dan heritage yang memadukan dua budaya besar,” tambahnya.

Dalam forum itu, pelaku usaha pariwisata, dari sektor perhotelan, pengelola destinasi, maskapai penerbangan, Pelindo, Imigrasi, Bea Cukai, Asita, Asparnas, hingga Pokdarwis, menyampaikan komitmennya untuk mendukung pengembangan pariwisata secara bersama-sama.

Menutup diskusi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengajak semua pihak untuk bergerak bersama.

“Mari kita benahi bersama. Dengan sinergi dan kolaborasi, kita bisa memajukan pariwisata Tanjungpinang,” ujarnya. (RK9/*)

 

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dapat Pelayanan Memuaskan, Jemaah Calon Haji Apresiasi BRK Syariah

7 Februari 2026 - 15:34 WIB

Inovasi Baru, JCH Nasabah BRK Syariah Tanjungpinang Ikuti Praktik Manasik Haji

7 Februari 2026 - 13:23 WIB

Dukung Pembinaan Bakat Anak Muda Kapolresta Tanjungpinang, Gelar “Road Race Championship 2026”

6 Februari 2026 - 20:04 WIB

Kanwil DJP Kepri, Ditlantas Polda Kepri, dan Bapenda Teken PKS Pengawasan Pajak di Kawasan FTZ

4 Februari 2026 - 16:23 WIB

Diduga Ada Pungli di Samsat Saat Warga Tanjungpinang ,Mengurus Pajak Kendaraan

2 Februari 2026 - 15:19 WIB

Trending di Tanjungpinang