Menu

Mode Gelap
Ustadz Darmawansyah Putra : Hablum Minannas Harus Dibangun Sejak Usia Dini Program SEHATI 2026 Bantu UMKM Kepri Urus Sertifikasi Halal, Pedagang Kuliner Tanjungpinang Rasakan Manfaatnya Polisi Ungkap Sindikat Curanmor Batam, Motor Korban Mulai Dikembalikan ke Pemilik Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Ramadan di Siak, Puluhan Peserta Ramaikan Lomba 18 KUB Desa Gemuruh Dapat Bantuan Sembako Dari PT Timbak TBK Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, Lurah Bersama RT RW Pasang Lampu Elektrik dan Pelite di Sepanjang Jalan

Advertorial

Gubri Abdul Wahid Rancang Water Front City, Ikon Melayu Kelas Dunia

badge-check


					Gubri Abdul Wahid Rancang Water Front City, Ikon Melayu Kelas Dunia Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengungkapkan rencana jangka panjang untuk membangun kawasan Water Front City sebagai salah satu ikon baru Riau. Rencana ini akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan para pengusaha, khususnya pengusaha muda Riau.

Kawasan yang akan ditata dimulai dari kota tua Pekanbaru sebagai pilot project. Sepanjang tepian Sungai Siak akan dijadikan pusat pengembangan kawasan wisata budaya, kuliner, dan sejarah. Proyek ini diharapkan menjadi wajah baru kota Pekanbaru yang menarik dan bernuansa lokal.

“Kita akan tata kawasan kota tua ini agar bersih, nyaman, dan santai seperti suasana kota tua di Eropa,” ujar Gubernur pada pertemuan dengan HIPMI di Kediamannya, Jumat (16/5/2025) malam.

Ia menyebutkan bahwa konsep tersebut bertujuan menciptakan ruang publik yang ramah dan menyenangkan, tetapi tetap mencerminkan identitas budaya Melayu.

Kuliner khas Melayu, lanjutnya, akan menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan Masyarakat, dan wisatawan nantinya bisa menikmati makanan tradisional sambil menyusuri sejarah kota Pekanbaru dan kehidupan masyarakat zaman dahulu di sepanjang sungai.

Gubernur menambahkan, saat ini belum ada kawasan seperti itu di Riau. Oleh karena itu, penataan akan dirancang sebaik mungkin agar memberikan pengalaman yang lengkap—mulai dari estetika visual, kenyamanan, hingga kekayaan budaya.

Ia juga membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku usaha, terutama anak muda yang ingin membuka restoran atau tempat usaha bertema kampung Melayu. “Kalau ada yang berminat membuka usaha di kawasan ini, silakan. Pemerintah akan bantu perizinannya,” ujarnya.

“Kita ingin orang datang ke Pekanbaru dan bisa merasakan sejarah, budaya, dan keramahan khas Melayu. Sungai Siak akan kita hidupkan kembali sebagai pusat peradaban,” tutupnya. (Adv)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hujan Emas

15 Maret 2026 - 06:16 WIB

Talang Mamak Minta Perlindungan dan Pendampingan LAMR

14 Maret 2026 - 13:08 WIB

Polda Riau Gelar Program “JALUR” di Pesisir Sungai Siak, Bagikan Ratusan Takjil dan Layanan Kesehatan Gratis

14 Maret 2026 - 05:54 WIB

Kompang Aib

14 Maret 2026 - 05:50 WIB

Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas

12 Maret 2026 - 19:17 WIB

Trending di Pekanbaru