Menu

Mode Gelap
Ustadz Darmawansyah Putra : Hablum Minannas Harus Dibangun Sejak Usia Dini Program SEHATI 2026 Bantu UMKM Kepri Urus Sertifikasi Halal, Pedagang Kuliner Tanjungpinang Rasakan Manfaatnya Polisi Ungkap Sindikat Curanmor Batam, Motor Korban Mulai Dikembalikan ke Pemilik Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Ramadan di Siak, Puluhan Peserta Ramaikan Lomba 18 KUB Desa Gemuruh Dapat Bantuan Sembako Dari PT Timbak TBK Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, Lurah Bersama RT RW Pasang Lampu Elektrik dan Pelite di Sepanjang Jalan

Uncategorized

Napi WN Malaysia yang Kabur dan Napi Dalam Lapas Otak Pemasuk Sabu ke Riau

badge-check


					Jumpa pers, Wakapolda Riau Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo pengungkapan hasil penyelidikan mendalam selama hampir dua bulan. F: Ist Perbesar

Jumpa pers, Wakapolda Riau Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo pengungkapan hasil penyelidikan mendalam selama hampir dua bulan. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU- AZ Narapidana (Napi) warga negara (WN) Malaysia yang kabur dari Lapas Dumai, dan MN seorang napi di salah satu Lapas di Riau, diketahui otak pelaku penyelundupan sabu seberat 17,37 kilogram. Celaka memang, dalam kondisi kedua tersangka seperti itu mereka bisa mengendali sindikat narkoba jaringan internasional.

Peran AZ dan WN ini terungkap dalam jumpa pers di Mapolda Riau, bahwa Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 17,37 kilogram dari jaringan internasional. Pengungkapan ini dilakukan pada 12 Mei 2025 dan melibatkan penangkapan empat tersangka.

Dalam jumpa pers, Wakapolda Riau Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo mengatakan, pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan mendalam selama hampir dua bulan.

“Hari ini kami sampaikan keberhasilan pengungkapan jaringan internasional narkotika yang masuk dari luar negeri ke Indonesia. Dari lima orang yang diamankan, empat ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Jossy.

Empat tersangka tersebut masing-masing berinisial I, D, A, dan MN. Tersangka I berperan sebagai penjemput barang dan pengantar ke Pekanbaru, sementara D dan A merupakan kurir yang akan membawa sabu ke Jakarta. Adapun MN adalah pengendali dari dalam lembaga pemasyarakatan di Riau.

“MN, yang kini ditetapkan sebagai tersangka, adalah narapidana di salah satu lapas di Provinsi Riau. Ia mengendalikan pengiriman ini dari balik jeruji besi,” jelas Jossy.

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti sabu seberat 17,37 kilogram. Jika berhasil diedarkan, narkotika tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp17,3 miliar dan dapat merusak sekitar 86.899 jiwa.

Penangkapan dimulai dari pembuntutan terhadap mobil Brio putih dari Siak menuju Pekanbaru. Di dalam mobil, ditemukan dua orang tersangka D dan A beserta dua tas berisi sabu yang disamarkan dalam kemasan teh.

Pengembangan berlanjut hingga ke lokasi kedua, di mana polisi melakukan penyamaran dan berhasil menangkap kurir lainnya.

“Tim kemudian menyamar untuk menyerahkan sabu kepada dua orang penjemput di Pasar Buah. Setelah barang diambil, langsung kami lakukan penangkapan,” kata Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yuda Prawira.

Kombes Putu juga mengungkapkan adanya satu orang buron berinisial AZ, diduga sebagai pengendali utama dari luar negeri.

“AZ adalah warga negara Malaysia yang pernah kabur dari Lapas Dumai pada tahun 2017. Ia merupakan otak jaringan ini dan kini berstatus DPO. Para tersangka ini mendapatkan upah Rp139 juta,” ujarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup. (RK1/MCR)

 

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Kapak Beraksi di Kampus UIN Suska

26 Februari 2026 - 13:09 WIB

Prakiraan Cuaca Kepulauan Riau Sabtu, 14 Februari 2026: Umumnya Berawan — Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

14 Februari 2026 - 07:19 WIB

280 Hotspot Terdeteksi, Riau Siaga Darurat Karhutla hingga November

13 Februari 2026 - 20:44 WIB

ANRI Temui LAMR, Bahas Pembangunan Diorama Khazanah Budaya Melayu

11 Februari 2026 - 12:20 WIB

HPN 2026, Polres Karimun dan PWI Berbagi, Dibalik Seragam dan Pena Ada Empati Luar Biasa

9 Februari 2026 - 12:15 WIB

Trending di Uncategorized