Menu

Mode Gelap
Pengedar dan Sabu 23 Paket Diciduk Polisi Rumah Jadi Sarang Narkoba, Polisi Amankan Sabu 3,35 Gram dan Ganja Satresnarkoba Polres Bengkalis Bekuk Pelajar dan Pemuda Penyalah Guna Narkoba di Kos Perdana BRK Syariah Inisiasi Praktik Manasik Haji, Perkuat Layanan Spiritual Nasabah Kolaborasi PT BSP dan World Cleanup Day Riau Tanam 2.000 Pohon di Kampung Dosan Bupati Siak Ajak FKPMR dan Legislator Riau Kompak Perjuangkan Keadilan Fiskal Daerah

Nasional

Investor Saham Tembus 7 Juta, Bukti Kepercayaan Publik Terhadap Pasar Modal Indonesia

badge-check


					Indonesia Stock Exchange Bursa Efek Indonesia. F: Net Perbesar

Indonesia Stock Exchange Bursa Efek Indonesia. F: Net

RiauKepri.com, JAKARTA – Jumlah investor saham di Indonesia mencapai tonggak sejarah baru dengan mencatatkan 7.001.268 investor pada Senin, 26 Mei 2025. Angka ini menandai pertumbuhan signifikan dibandingkan akhir 2024 yang berada di angka 6.381.444 investor, menunjukkan peningkatan sebanyak 619.824 Single Investor Identification (SID) hanya dalam waktu lima bulan.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bahwa pencapaian ini menggambarkan optimisme yang terus tumbuh terhadap ekonomi nasional. Antusiasme masyarakat terhadap investasi saham tetap tinggi, bahkan di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat kebijakan tarif impor dari Amerika Serikat.

Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, menyoroti lonjakan minat masyarakat yang tetap kuat meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami fluktuasi. Dari posisi 7.079 pada akhir 2024, IHSG sempat melemah hingga 5.967 pada April 2025 sebelum kembali menguat ke 7.175 pada akhir Mei 2025.

Peningkatan jumlah investor juga terlihat selama periode libur panjang Idul Fitri. Dalam rentang 27 Maret hingga 8 April 2025, terjadi penambahan lebih dari 38 ribu investor baru, mencerminkan kepercayaan publik yang tetap kokoh terhadap pasar modal domestik.

Pertumbuhan ini juga didorong oleh peran aktif Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO), serta berbagai pemangku kepentingan lain yang turut mendukung berbagai program edukasi dan sosialisasi pasar modal secara nasional.

BEI terus berupaya memperkuat infrastruktur edukasi dan informasi, di antaranya melalui aplikasi IDX Mobile dan kanal media sosial yang telah menjangkau ratusan ribu pengguna. Selain itu, jaringan Galeri Investasi BEI telah mendekati 1.000 titik lokasi di seluruh Indonesia, diperkuat dengan lebih dari 6.000 Duta Pasar Modal yang aktif memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat.

Berbagai program seperti Sekolah Pasar Modal (SPM), webinar, dan workshop juga dijalankan secara intensif oleh BEI, baik secara daring maupun luring, melalui kantor perwakilan di seluruh nusantara.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menegaskan pentingnya meningkatkan partisipasi investor institusi. Melalui komunikasi dan keterlibatan aktif, BEI berkomitmen membangun ekosistem pasar modal yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi pasar modal dalam pembangunan ekonomi nasional. (*)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

WFH Berlaku Tiap Jumat, Imigrasi Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan Tanpa Gangguan

10 April 2026 - 13:23 WIB

Bupati Siak Dorong Lahan untuk Rakyat, Bukan Perpanjangan Izin Perusahaan

10 April 2026 - 09:58 WIB

Program Pemali Boarding School Hanya Terima 36 Siswa

10 April 2026 - 06:31 WIB

Sedikitnya 20 Siswa Pemali Boarding School Lolos SNBP ke Perguruan Tinggi Negeri

10 April 2026 - 06:29 WIB

PT TIMAH Raih Proper Emas dan Hijau Dari Kementerian LH

8 April 2026 - 11:52 WIB

Trending di Nasional