RiauKepri.com, PEKANBARU- Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heriawan bersama Wakapolda Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Sabtu (19/7/2025).
Menurut Kapolda, kebakaran telah berlangsung selama empat hari terakhir dan dipicu oleh cuaca panas serta angin kencang, yang menyebabkan api meluas hingga lebih dari 100 hektare.
Kepada wartawan di lokasi Karhutla di Kubu, Lulusan Akpol 1996 ini menyampaikan permohonan dukungan dan doa dari masyarakat agar kebakaran ini tidak memperburuk citra Provinsi Riau, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Upaya pemadaman adalah kolabirasi melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, serta Pemda Rokan Hilir,” kata sang jenderal.
Kapolda Herry menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dalam penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan.
“Kami akan cari siapa pelakunya. Penegakan hukum dilakukan secara cepat, tepat, dan transparan,” ungkapnya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan metode pembakaran tradisional dalam membuka lahan karena dapat merugikan semua pihak.
Saat ini, tercatat sudah ada 39 kasus penegakan hukum terkait Karhutla yang ditangani oleh Polda Riau, sebagian di antaranya telah dilimpahkan ke kejaksaan.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan langkah tegas dalam menangani bencana Karhutla yang kerap terjadi di wilayah tersebut. (RK1)







