Menu

Mode Gelap
Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

Nasional

Pesona Batik Kiambang Bertaut Warnai Pergelaran Budaya WFI di Jakarta

badge-check


					Pesona Batik Kiambang Bertaut Warnai Pergelaran Budaya WFI di Jakarta Perbesar

RiauKepri.com, JAKARTA — Batik Kiambang Bertaut karya Syarifah Aida berhasil memukau penonton dalam pergelaran budaya yang diselenggarakan oleh Wanita Filantropi Indonesia (WFI), Kamis (24/7/2025), di Hotel Manhattan, Jakarta.

Karya dari Gallery Ummi ini menampilkan motif batik yang mengangkat unsur flora khas Riau, khususnya Kabupaten Indragiri Hilir. Koleksi tersebut membawa filosofi menyatukan berbagai motif menjadi satu kesatuan yang harmonis dan indah.

Penampilan Batik Kiambang Bertaut tampil bersanding dengan koleksi dari AleAbe by Melly Goeslaw, penyanyi sekaligus anggota Komisi X DPR RI.

Acara budaya yang diprakarsai WFI ini dibuka oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Dalam sambutannya, Fadli menekankan pentingnya perlindungan budaya melalui penguatan hak kekayaan intelektual (HKI).

“Kita harus menjaga Intellectual Property dan Indikasi Geografis agar tidak diklaim pihak luar. Karena budaya kita memerlukan proteksi,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi langkah WFI sebagai contoh nyata peran aktif masyarakat dalam pelestarian budaya nasional.

“Ini langkah luar biasa. WFI memberi contoh konkret bagaimana organisasi perempuan turut melestarikan budaya. Saya berharap makin banyak organisasi serupa di Indonesia,” ujarnya.

Fadli berharap semangat WFI bisa menjadi inspirasi nasional dalam membangun ekosistem kebudayaan yang kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum WFI, Jesmawati Tanjung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kecintaan anggota terhadap budaya Nusantara.

“Kami ingin membawa perubahan melalui karya perempuan. WFI adalah komunitas inklusif yang peduli terhadap kemanusiaan dan kebudayaan,” tuturnya.

Anggota DPR RI yang juga tampil dalam pergelaran, Melly Goeslaw, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan dan WFI.

“Kegiatan seperti ini harus mendapat perhatian dan dukungan dari negara,” ujar Melly.

Saat ini, WFI memiliki lebih dari 80 anggota perempuan lintas profesi, mulai dari dokter, pengusaha, anggota dewan, hingga publik figur. Komunitas ini terus aktif dalam kegiatan sosial dan budaya yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. (Red)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027

16 Januari 2026 - 20:14 WIB

Audiensi dengan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Tetap Wartawan

14 Januari 2026 - 07:10 WIB

3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak

13 Januari 2026 - 15:44 WIB

Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026

13 Januari 2026 - 14:27 WIB

ASEAN Bersiap Sambut Mata Uang BRICS, Indonesia Berpeluang Jadi Penghubung Perdagangan Regional

12 Januari 2026 - 09:33 WIB

Trending di Nasional