Menu

Otomatis
Breaking News

Uncategorized

Pemko Tanjungpinang Gratiskan Sewa Lapak hingga September, Jawab Polemik PKL di Trotoar

badge-check

Sampai September 2025 nanti, seluruh pedagang PKL yang telah direlokasi ke dalam Pasar Bintan Center tidak dikenakan biaya apapun. F: Ist Perbesar

Sampai September 2025 nanti, seluruh pedagang PKL yang telah direlokasi ke dalam Pasar Bintan Center tidak dikenakan biaya apapun. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Pemerintah Kota Tanjungpinang menegaskan bahwa seluruh pedagang kaki lima (PKL) yang telah direlokasi ke dalam Pasar Bintan Center tidak dikenakan biaya sewa lapak hingga September 2025. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang, dr. Elfiani Sandri, sebagai bentuk dukungan terhadap kelangsungan usaha para PKL sekaligus untuk menjawab keresahan yang berkembang belakangan ini.

“Kami sudah koordinasi dengan PT. Sinar Bahagia sebagai pengelola pasar, dan mereka masih berkomitmen untuk menggratiskan sewa hingga September. Ini langkah konkret untuk membantu para pedagang,” ujar Elfiani, Jumat (1/8).

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap surat terbuka dari sejumlah PKL di kawasan sekitar Pasar Bintan Center KM IX, yang meminta izin berjualan kembali di trotoar karena alasan ketidakmampuan membayar sewa. Mereka mengusulkan waktu operasional terbatas, yakni dari pukul 05.00 hingga 10.00 pagi.

Namun, Pemerintah Kota menyatakan relokasi dilakukan demi menata kawasan dan menjaga ketertiban umum. Elfiani menambahkan, fasilitas yang disiapkan di dalam pasar cukup mendukung, termasuk penyediaan meja, air bersih, listrik, kamar mandi, dan lahan parkir.

“Dalam jangka panjang, ini juga akan menciptakan keadilan antar pedagang, karena banyak pedagang resmi di dalam pasar merasa dirugikan akibat praktik jualan di trotoar yang tidak tertib dan menurunkan daya tarik pembeli masuk ke dalam pasar,” katanya.

Lebih lanjut, Pemko juga menegaskan bahwa setelah masa bebas sewa berakhir, biaya sewa lapak tetap terjangkau, yakni Rp200 ribu per bulan, tanpa rencana kenaikan dalam waktu dekat.

“Kami minta pedagang tidak terpancing isu bahwa sewa lapak akan tinggi. Kami pastikan semua kebijakan ini berpihak pada keberlangsungan usaha warga,” tutup Elfiani. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Harmoni Pemkab dan Polres Meranti: Sambut Kapolres Baru, Siap Gelar Ekspedisi Merah Putih

6 Agu 2026 - 15:18 WIB

Harmoni Pemkab dan Polres Meranti: Sambut Kapolres Baru, Siap Gelar Ekspedisi Merah Putih

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 25 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Warga Tetap Waspadai Hujan Lokal

25 Jul 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 25 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Warga Tetap Waspadai Hujan Lokal

LAMR Apresiasi Kinerja PT Riau Petroleum, Harap Laba BUMD Berdampak Nyata bagi Masyarakat

24 Jul 2026 - 17:53 WIB

LAMR Apresiasi Kinerja PT Riau Petroleum, Harap Laba BUMD Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kecam Tindakan Intimidasi terhadap Wartawan di Pengadilan, PWI Desak Evaluasi SOP Pengawalan Tahanan

22 Jul 2026 - 10:09 WIB

Kecam Tindakan Intimidasi terhadap Wartawan di Pengadilan, PWI Desak Evaluasi SOP Pengawalan Tahanan

Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 13 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

13 Jul 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 13 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Trending di Uncategorized