RiauKepri.com, KUANSING– Suasana pembukaan Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (20/8/2025), berlangsung meriah tak hanya karena semaraknya perlombaan, tapi juga karena gaya jenaka Gubernur Riau Abdul Wahid saat menyampaikan sambutan.
Gubernur yang dikenal humoris itu melontarkan sejumlah pantun yang mengundang gelak tawa. Salah satu pantun ditujukan khusus kepada Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, yang isinya bukan datuk-sembarang datuk tapi datuk ini pemberi. “Datuk ini hanya takut sama isteri,” ujar Wahid dalam bait pantunnya, disambut tawa riuh para undangan.
Tak hanya itu, Wahid juga membawakan pantun untuk para ibu-ibu yang hadir meski cuaca terik. “Meskipun panas, ibu-ibu tetap kelihatan manis,” katanya sambil menyelipkan candaan soal “scanser” ibu-ibu yang belum luntur.
Kepada Kapolda Riau, Gubri juga menyampaikan pantun apresiasi atas dukungan menjaga keamanan selama acara, sekaligus membersihkan Sungai Kuantan yang menjadi arena pacu. “Terima kasih Pak Kapolda, Sungai Kuantan kini bersih dan indah,” ucapnya.
Dalam momen yang lebih personal, Gubri juga sempat menyapa istrinya lewat pantun. “Kalau lupa sama istri, malam bisa tidur di teras,” ujarnya disambut tepuk tangan hangat.
Pemerintah menargetkan event Pacu Jalur 2025 ini akan menarik hingga 1,5 juta penonton, dengan estimasi perputaran uang mencapai Rp75 miliar. Perhitungan tersebut didasarkan pada rata-rata belanja pengunjung sebesar Rp50 ribu per orang. (RK1)







