Menu

Mode Gelap
Improved Oil Recovery (IOR): Peluang Nyata bagi BUMD Riau di Tengah Menurunnya Produksi Minyak Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Siak, Ternak Ayam dan Kucing Jadi Mangsa Bupati Siak Minta PT AIP Tanggungjawab, Terbukti Buang Limbah ke Sungai Kunjungan Kerja ke Kemenkes RI, Pemkab Meranti Upayakan Percepatan Peningkatan Sarpras Kesehatan Tahun 2026 Bupati Bintan Resmikan Gedung Poliklinik Rawat Jalan, Laboratorium Mikrobiologi, dan Instalasi Farmasi RSUD Bintan Bentrok Berdarah di Rohul, Satu Tewas, Polisi Amankan 12 Orang

Nasional

Semakin tak Terkendali, Rumah Menkeu Sri Mulyani Dijarah Massa

badge-check


					Rumah yang disebut milik Menkeu Sri Mulyani yang dijarah massa. (net) Perbesar

Rumah yang disebut milik Menkeu Sri Mulyani yang dijarah massa. (net)

RiauKepri.com, JAKARTA- Aksi penjarahan terhadap rumah pejabat negara semakin tak terkendali. Kali ini, rumah milik Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3, Tangerang Selatan, Banten, menjadi sasaran amukan massa, Ahad (31/8/2025) dini hari.

Sekitar pukul 02.00 WIB, ratusan warga dilaporkan mendatangi dan memasuki rumah mewah tersebut. Dalam aksi yang berlangsung hingga pukul 03.00 WIB, berbagai barang seperti perhiasan, barang elektronik, pajangan, hingga peralatan dapur dijarah. Tidak ada aparat keamanan yang tampak berupaya menghentikan tindakan kriminal tersebut.

Aksi ini terjadi setelah sebelumnya, pada Sabtu (30/8), rumah tiga anggota DPR RI yakni Ahmad Sahroni (Fraksi NasDem), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio (Fraksi PAN), dan Surya Utama alias Uya Kuya juga digeruduk dan dijarah massa. Ketiganya merupakan tokoh publik yang dalam beberapa waktu terakhir ramai menjadi sorotan masyarakat.

Penyerangan terhadap kediaman Sri Mulyani diduga berkaitan dengan meningkatnya ketegangan publik atas kebijakan fiskal pemerintah. Menteri Keuangan tersebut tengah menghadapi kritik keras akibat kebijakan perpajakan yang dinilai membebani masyarakat. Diketahui, target penerimaan pajak tahun 2026 dinaikkan menjadi Rp 2.692 triliun.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kerumunan massa masuk ke rumah Sri Mulyani dan membawa keluar sejumlah barang berharga, termasuk televisi layar lebar dan perabotan rumah tangga lainnya. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian ataupun Kementerian Keuangan terkait insiden ini.

Situasi sempat mencekam namun mulai berangsur kondusif menjelang pukul 03.00 WIB. Belum diketahui jumlah kerugian maupun apakah ada korban dalam peristiwa tersebut.

Penjarahan ini menambah daftar panjang aksi massa yang menargetkan rumah para pejabat publik di tengah gejolak ketidakpuasan terhadap pemerintah. Investigasi lebih lanjut tengah dinantikan guna mengungkap motif serta pelaku aksi tersebut. (RK/berbagai sumber)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungan Kerja ke Kemenkes RI, Pemkab Meranti Upayakan Percepatan Peningkatan Sarpras Kesehatan Tahun 2026

9 Februari 2026 - 16:29 WIB

Komunitas Honda ADV Banten Iringi Pelepasan Agus Bagjana Jelajah 13 Negara

9 Februari 2026 - 09:14 WIB

PWI Pusat dan Artha Graha Peduli Turut Gelar Baksos di Ponpes Nurul Ibad Banten munuju HPN 2026

9 Februari 2026 - 09:02 WIB

Utusan Khusus Presiden Terpesona dengan Destinasi Wisata Sejarah Siak

8 Februari 2026 - 12:05 WIB

Kenduri Wartawan

8 Februari 2026 - 11:13 WIB

Trending di Minda