Menu

Mode Gelap
Pasar Sosial Tetti Amalia Apresiasi Penanaman Jagung Serentak Polsek Jemaja, Perkuat Kemandirian Pangan Daerah Matangkan Persiapan Porprov Kepri 2026, Tarung Derajat Anambas Pasang Target Tiga Emas Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Jemaja Tanam Jagung di Lahan Petani Bukit Padi Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi Prakiraan Cuaca Kepri Ahad 7 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Batam

Pembahasan APBD Batam 2026 Masuki Tahap Lanjutan, Pemko Tekankan Sinkronisasi dengan Pusat

badge-check


					Pj Sekda Kota Batam Firmansyah menyampaikan tanggapan dan atau jawaban atas pandangan umum mengenai Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026. Perbesar

Pj Sekda Kota Batam Firmansyah menyampaikan tanggapan dan atau jawaban atas pandangan umum mengenai Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya untuk menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 secara terarah dan selaras dengan kebijakan nasional maupun provinsi. Hal ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, dalam rapat paripurna DPRD Batam, Senin (15/9/2025).

Firmansyah hadir mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, guna menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2026.

Dalam penyampaiannya, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan politik yang diberikan legislatif. “Pemerintah Kota Batam mengucapkan terima kasih kepada DPRD atas pandangan yang konstruktif dalam pembahasan Ranperda APBD 2026. Masukan ini menjadi dasar penting untuk penyempurnaan kebijakan fiskal daerah,” ucap Firmansyah.

Menurutnya, kebijakan belanja daerah yang disusun telah mengacu pada regulasi yang berlaku. Selain itu, Pemko juga berkomitmen menjaga sinkronisasi antara program pembangunan Kota Batam dengan arah kebijakan pemerintah pusat dan Provinsi Kepulauan Riau.

Meski begitu, ia mengakui bahwa jawaban yang disampaikan belum mencakup seluruh pandangan fraksi. “Hal-hal yang lebih teknis akan dibahas bersama antara Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Rapat paripurna sendiri dipimpin Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin. Forum menyepakati bahwa pembahasan lanjutan Ranperda APBD 2026 akan ditunda menunggu arahan dan keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Dengan adanya penundaan tersebut, DPRD dan Pemko Batam masih memiliki waktu untuk memperdalam berbagai aspek teknis, termasuk sinkronisasi program prioritas pembangunan agar selaras dengan rencana jangka menengah maupun panjang daerah. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi

7 Juni 2026 - 05:39 WIB

Diduga Geng Motor Tusuk Karyawan Pabrik Pulang Kerja Dini Hari di Pesona Asri Batam Center

5 Juni 2026 - 16:44 WIB

Belajar Hukum dari Akar Peradaban: Mahasiswa Uniba Kuliah Lapangan di Museum Raja Ali Haji Batam.

5 Juni 2026 - 14:34 WIB

Respon Pergantian Kepala BGN, Ketua IARMI Kepri Optimistis MBG Makin Optimal di Bawah Kepemimpinan Nanik Suryati Deyang

3 Juni 2026 - 12:56 WIB

Turi Beach Resort Rayakan Anniversary ke-37 dengan Syukuran dan Donor Darah

2 Juni 2026 - 15:16 WIB

Trending di Batam