Menu

Mode Gelap
Kadinkes Anambas Terbitkan 3 ST PPPK, Satu Tenaga Tanpa Surat Tugas Tuai Sorotan Di Balik Sorotan Dana BOS, SMKN 4 Tanjungpinang Minta Pemberitaan Berimbang Myanmar yang Menjadi Dilema Hadir di Trofeo PWI Riau, BRK Syariah Dorong Kolaborasi Positif Bersama Insan Pers Indra Saputra Maju PD Tidar Kepri, Serangkaian Kegiatan Seminar Dilaksanakan 10-11 Mei 2026 Sempat Vakum Akibat Pandemi, Helat Budaya ‘Sabtu Batam Berpuisi’ Kembali Bergema di Rumahitam

Riau

Ditelan Laut Rangsang, Nelayan di Meranti Hilang Saat Cuaca Buruk

badge-check


					Ilustrasi (net) Perbesar

Ilustrasi (net)

RiauKepri.com, MERANTI – Seorang nelayan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dilaporkan hilang setelah kapal yang ditumpanginya dihantam gelombang tinggi di perairan Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir, Jumat malam (24/10/2025).

Korban diketahui bernama Suparno (55), warga Dusun 1 Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir. Hingga Sabtu pagi (25/10/2025), korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh aparat kepolisian bersama warga setempat.

Hilang Saat Cuaca Buruk

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Rangsang IPDA D. Turnip, S.E., menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban bersama rekannya, Atat (37), sedang memperbaiki gumbang atau alat tangkap ikan di tengah laut, sekitar tiga mil dari bibir pantai.

“Sekitar pukul 21.30 WIB, tiba-tiba datang angin kencang yang menyebabkan gelombang tinggi dan air laut masuk ke dalam kapal,” kata IPDA Turnip, Sabtu (25/10/2025).

Korban dan rekannya sempat berusaha mengeluarkan air dari dalam kapal. Namun, tidak lama kemudian, saksi mendengar teriakan minta tolong sebanyak dua kali dari arah korban yang berada di haluan kapal. Saat melihat ke depan, korban sudah tidak tampak.

“Saksi sempat menyalakan mesin kapal dan berupaya mencari korban di sekitar lokasi, namun kondisi gelap dan cuaca buruk membuat pencarian sulit dilakukan,” jelasnya.

Pencarian Terus Dilakukan

Setelah tidak menemukan korban, saksi kemudian menghubungi pemilik gumbang, Harwanto alias Acuan (47), dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tim gabungan dari Polsek Rangsang bersama masyarakat sebanyak 12 orang langsung melakukan pencarian menggunakan dua unit kapal. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Sat Polair Polres Kepulauan Meranti dan Basarnas setempat.

“Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan. Personel Polsek Rangsang bersama masyarakat masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” kata IPDA Turnip. (RK12)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Marwah Diri

10 Mei 2026 - 08:56 WIB

Hardiknas, Polsek Bina Widya Beri Kado Bibit Pohon dan Perlengkapan Pendidikan ke Mahasiswa

9 Mei 2026 - 16:45 WIB

Setahun Kesepakatan DIR, Perjuangan Riau Istimewa Terus Berlanjut

9 Mei 2026 - 13:16 WIB

Kepri dan Meranti Perkuat Jalur Maritim dan Layanan Publik Lewat Kerja Sama Strategis

9 Mei 2026 - 13:02 WIB

Tamu Beradat

9 Mei 2026 - 05:44 WIB

Trending di Minda