Menu

Mode Gelap
LAM Kepri Minta Publik Akhiri Polemik, Iman Sutiawan Diminta Fokus Bekerja untuk Daerah Polsek Tebingtinggi Pastikan Hasil Panen Warga dalam Budidaya Lele Memuaskan Ketua Karang Taruna Kota Batam Hadiri Kegiatan Peksos Go To School di SMP 21 dan SMP 36 Batam Komitmen, PT BSP Bantu Perbaikan Gorong-gorong Penyebab Banjir di Sabah Auh LAM Batam Finalkan 46 Nama Bernuansa Melayu, Ini Dia Nama Baru Simpang Pantek Dekranasda Anambas Dorong Penguatan UMKM dan IKM melalui Pembinaan dan Pendampingan Usaha

Riau

Gubernur Riau Wahid Ditangkap KPK, Roda Pemerintah Tetap Berjalan Normal

badge-check


					Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi. (Foto: net) Perbesar

Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi. (Foto: net)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal pasca-operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid dan sejumlah pejabat di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa pelayanan publik dan kegiatan pemerintahan tidak boleh terhenti meskipun tengah terjadi proses hukum terhadap kepala daerah.

“Pemerintahan harus berjalan dengan baik, semua pelayanan masyarakat tidak boleh berhenti. Semua fungsi-fungsi pemerintahan harus berjalan dengan baik,” kata Syahrial Abdi di Pekanbaru, Selasa (4/11/2025).

Ia menambahkan, Pemprov Riau tetap menjalankan agenda pemerintahan sebagaimana mestinya. Salah satunya adalah rapat percepatan penurunan stunting yang tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

“Termasuk kegiatan hari ini, kita tidak menunda rapat stunting. Yang diharapkan masyarakat adalah pelayanan pemerintahan harus berjalan dengan baik, dan itu harus kita jaga,” ujarnya.

Syahrial menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa OTT yang dilakukan KPK di lingkungan Pemprov Riau. Menurutnya, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh aparatur untuk memperkuat integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Terkait hari ini yang sudah menjadi isu publik, Pemprov Riau menyampaikan rasa prihatin terhadap peristiwa ini,” katanya dalam kesempatan yang sama.

Diketahui, dalam operasi senyap yang dilakukan pada Senin (3/11/2025), KPK mengamankan 10 orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau M. Arief Setiawan, beberapa pejabat lain, serta pihak swasta dan tim sukses.

Syahrial menegaskan, Pemprov Riau menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK dan siap mengikuti arahan lembaga antirasuah tersebut. “Untuk proses hukum, tentunya kita mendukung apa pun yang dilakukan aparat hukum kita, KPK. Kami siap menerima petunjuk yang diperintahkan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar Riau tetap kondusif dan roda pemerintahan terus berjalan dengan baik. “Mohon doa untuk kawan-kawan semua agar Riau ke depan lebih baik,” ujar Syahrial. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komitmen, PT BSP Bantu Perbaikan Gorong-gorong Penyebab Banjir di Sabah Auh

13 Mei 2026 - 10:41 WIB

BRK Syariah Gandeng Mahkota Medical Centre Hadirkan Promo MCU Beli 1 Gratis 1 untuk Nasabah

11 Mei 2026 - 14:36 WIB

BRK Syariah Meriahkan CFD Pekanbaru, Hadirkan Layanan Pajak Kendaraan Bermotor dan PBB

11 Mei 2026 - 09:01 WIB

Hadir di Trofeo PWI Riau, BRK Syariah Dorong Kolaborasi Positif Bersama Insan Pers

10 Mei 2026 - 13:31 WIB

Marwah Diri

10 Mei 2026 - 08:56 WIB

Trending di Minda