RiauKepri.com, PEKANBARU– Pemeriksaan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) ditekankan sebagai metode paling sederhana dan efektif untuk mendeteksi dini kanker payudara dalam seminar kesehatan “Kenali dan Lawan Kanker Payudara Sejak Dini” di RSUD Arifin Achmad, Rabu (19/11/2025). Seminar yang digelar DWP Provinsi Riau ini menghadirkan dr. Sinta Maulanisa, spesialis bedah onkologi, sebagai narasumber.
Di hadapan peserta, dr. Sinta menegaskan bahwa deteksi dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan kanker. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak pasien datang pada stadium lanjut akibat rasa takut dan malu memeriksakan diri. “Kita ingin masyarakat bergeser dari takut menjadi peduli. Pemeriksaan sederhana seperti SADARI bisa menyelamatkan nyawa,” ujarnya.
Menurut dr. Sinta, SADARI dapat dilakukan siapa saja di rumah tanpa alat khusus. Langkah-langkahnya meliputi memperhatikan perubahan bentuk payudara di depan cermin, meraba seluruh area payudara dengan tiga jari, serta memeriksa apakah ada cairan yang keluar dari puting. Pemeriksaan ini dianjurkan dilakukan sebulan sekali, pada hari ke-7 hingga ke-10 setelah menstruasi atau pada tanggal yang sama setiap bulan bagi perempuan menopause.
Ia menambahkan bahwa 9 dari 10 benjolan yang ditemukan umumnya bersifat jinak, namun tetap perlu diperiksa tenaga medis. “Ukuran benjolan tidak menentukan keganasan. Yang berbahaya adalah menunda pemeriksaan,” kata dr. Sinta.
Selain membahas teknik pemeriksaan, dr. Sinta juga meluruskan sejumlah mitos yang kerap beredar, seperti anggapan bahwa operasi menyebabkan kanker menyebar atau benjolan kecil tidak berbahaya. Ia menegaskan bahwa hanya pemeriksaan klinis dapat memastikan diagnosis, termasuk melalui USG bagi wanita di bawah 40 tahun dan mammografi bagi yang berusia di atas 40 tahun.
Seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab mengenai gejala awal dan pola hidup sehat. Melalui kegiatan ini, pemerintah dan tenaga medis berharap masyarakat semakin memahami bahwa SADARI merupakan langkah sederhana namun penting dalam mendeteksi kanker payudara lebih awal. (RK1/*)







