Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Riau

Merasa Terancam, Masyarakat Sakai Mengadu ke LAMR

badge-check


					Ketua DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil saat menerima aspirasi dari masayarakat Sakai. (Foto: rk1) Perbesar

Ketua DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil saat menerima aspirasi dari masayarakat Sakai. (Foto: rk1)

RiauKepri.com, PEKANBARU- Merasa terancam akibat konflik berkepanjangan di lahan sawit, sejumlah masyarakat Suku Sakai mendatangi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) pada Kamis (4/12/2025). Mereka mengadu karena bentrokan dengan pihak perusahaan sawit sebelumnya telah terjadi, namun hingga kini warga mengaku belum melihat tindak lanjut dari kepolisian.

Kedatangan rombongan diterima langsung Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Sekum DPH Datuk Jonnaidi Dasa, Datuk Tarlaili, Bedum Datuk Fadli, Datuk Firman Edi, Datuk Aspandiar, dan sejumlah pengurus lainnya.

Konflik bermula ketika hampir 5.000 hektare kebun sawit yang sebelumnya dikelola PT SIS ditertibkan Satgas PKH karena berada di kawasan hutan, termasuk di wilayah ulayat Batin Sebanga Sakai, Duri, Bengkalis. Setelah penertiban, PT Agrinas memberikan kerja sama operasional (KSO) kepada PT Palma Agung Bertuah untuk mengelola kawasan tersebut. Sebagai bentuk kemitraan, perusahaan mengajak masyarakat adat dari Batin Sebanga untuk ikut mengelola lahan.

Namun saat masyarakat memasuki lokasi KSO, mereka mengaku mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang diduga disewa oleh PT SIS. Menurut warga, pihak bernama Aliong dari PT SIS menolak kehadiran mereka dan melarang masyarakat memanen sawit.

“Aliong justru memanen sawit itu, hingga nyaris terjadi pertumpahan darah,” kata Herman, warga Sakai.

Herman menegaskan masyarakat merasa diusir dari tanah mereka sendiri. “Kami hanya ingin mempertahankan tanah ulayat, bahkan kami membantu negara membasmi mafia tanah,” ujarnya.

Ketua Pemuda Sakai, Andika, menambahkan bahwa Aliong sempat datang dengan membawa kelompok yang dilengkapi senjata tajam. “Dia juga menghina orang Sakai,” katanya.

Timbalan MKA LAMR, Datuk Tarlaili, menegaskan bahwa masyarakat harus tetap menjaga marwah daerah. “Negeri ini adalah tanah kita, marwah kita. Jangan takut berjuang,” pesannya.

Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyatakan pihaknya akan segera memanggil Aliong dan pihak terkait untuk pertemuan lanjutan. Ia juga menyarankan masyarakat melaporkan ancaman dan dugaan tindak pidana kepada kepolisian.

“Sudah kami lapor, datuk. Namun sampai sekarang belum ada tindakannya,” ujar Herman menanggapi saran tersebut.

Bathin Sobanga, Pak Nasir, turut menjelaskan bahwa kepolisian sempat berupaya menengahi perselisihan antara masyarakat, perusahaan, dan Agrinas, tetapi belum menemukan titik penyelesaian. “Bahkan Aliong dan orang-orangnya mendatangi warga, merusak mobil saya. Sembilan orang luka ringan dan satu harus diopname,” katanya.

Ia menegaskan bahwa laporan telah disampaikan ke pihak berwajib, namun belum ada tindak lanjut. Menanggapi situasi tersebut, Datuk Seri Taufik meminta semua pihak menahan diri agar kondisi tetap kondusif. LAMR, katanya, akan segera memanggil seluruh pihak untuk bermusyawarah mencari solusi bersama. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian

16 Januari 2026 - 06:12 WIB

Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

15 Januari 2026 - 18:43 WIB

‎Di Panggil Presiden Prabowo, Rektor Unilak Prof Junaidi hadir Bersama 1200 Rektor di Istana Presiden

15 Januari 2026 - 17:52 WIB

LAMR Terima Kunjungan Mahasiswa University Malaya, Perkuat Edukasi Budaya Melayu Serumpun

15 Januari 2026 - 07:10 WIB

Kejari Pelalawan Bongkar Mafia Pupuk, 15 Tersangka, 6 ASN Terjerat, Negara Jebol Rp 34 M

14 Januari 2026 - 14:53 WIB

Trending di Pekanbaru