RiauKepri.com, PEKANBARU – Bank Riau Kepri (BRK) Syariah kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), BRK Syariah menunjukkan dukungan nyata terhadap berbagai kegiatan yang mendorong kemandirian, partisipasi, dan peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Kepala SLB Pembina Kota Pekanbaru, Moelya Eko Suseno, mengapresiasi konsistensi BRK Syariah yang dinilai tidak hanya sekadar memberikan bantuan, namun turut menunjukkan kepedulian dan keberpihakan terhadap dunia pendidikan serta pemberdayaan disabilitas.
Menurutnya, keterlibatan BRK Syariah dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025 telah memberikan dorongan besar bagi para peserta didik istimewa untuk terus berkarya. Ia menilai kontribusi tersebut meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan.
“Dukungan BRK Syariah telah memotivasi peserta didik kami untuk terus berprestasi. BRK Syariah benar-benar hadir sebagai mitra yang mendukung kemajuan daerah di bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan,” ujar Moelya Eko, Selasa (9/12/2025).
Ia menambahkan, CSR yang dijalankan BRK Syariah sejalan dengan program unggulan bank tersebut, seperti pemberdayaan UMKM dan pendampingan usaha yang turut memberikan dampak ekonomi bagi keluarga penyandang disabilitas.
Selain itu, BRK Syariah juga aktif dalam program literasi keuangan syariah guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah. Dukungan pada pembangunan infrastruktur pendidikan dan sosial turut menjadi bagian penting dari kontribusi keberlanjutan BRK Syariah.
Keterlibatan BRK Syariah dalam peringatan HDI 2025 disebut sebagai bukti bahwa lembaga tersebut menjalankan fungsi sosial dan edukasi secara proaktif. komitmen ini melampaui fungsi bisnis, sekaligus memperlihatkan peran nyata BRK Syariah dalam pembangunan daerah.
Ketua Penyelenggara HDI 2025 Provinsi Riau, Gallan Berkah Mahesa, juga menyampaikan apresiasinya atas peran BRK Syariah. Ia menyebut dukungan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk fasilitas dan pendanaan, namun juga kolaborasi aktif dengan berbagai pihak.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Kehadiran BRK Syariah menunjukkan kesungguhan untuk menciptakan ruang inklusif yang mendorong pengembangan potensi penyandang disabilitas,” ujarnya.
Gallan berharap kolaborasi yang sudah terjalin dapat berlanjut di masa depan. Menurutnya, kerja sama lintas lembaga menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang lebih ramah disabilitas dan setara dalam kesempatan.
Sebelumnya, SLB Pembina Kota Pekanbaru telah menggelar rangkaian kegiatan meriah dalam rangka memperingati HDI 2025. Agenda digelar di Mall SKA Pekanbaru pada Sabtu (6/12/2025), meliputi talk show, pameran karya, serta berbagai lomba seni yang diikuti siswa SLB se-Kota Pekanbaru.
Puncak acara diselenggarakan pada Minggu (7/12/2025) di area Car Free Day Jalan Sudirman. Kegiatan meliputi senam sehat, pawai inklusif, serta penampilan seni siswa SLB yang mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Sementara itu, Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan BRK Syariah, T.M. Fadhly Kholis, melalui Pinbag Korkom dan IR Ika Irawan menegaskan bahwa CSR yang dijalankan bertujuan membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas agar mampu berperan dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
Menurut Ika Irawan, kepedulian tersebut merupakan implementasi nilai-nilai syariah yang menjadi landasan operasional BRK Syariah. Nilai tersebut antara lain menebarkan kemaslahatan, menegakkan keadilan, dan memperkuat solidaritas sosial.
“BRK Syariah berkomitmen memperkuat peran sosial melalui berbagai program keberlanjutan. Kami ingin terus hadir sebagai mitra masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas, untuk mewujudkan kehidupan yang inklusif dan bermartabat,” kata Ika.
Dengan rangkaian dukungan tersebut, BRK Syariah meneguhkan perannya sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya fokus pada pelayanan bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan sosial di Riau dan Kepulauan Riau.
Kolaborasi yang terjalin dalam peringatan HDI 2025 diharapkan menjadi momentum untuk memperluas ruang inklusi, memperkuat partisipasi penyandang disabilitas, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk berperan aktif dalam pemberdayaan kelompok rentan.
Acara peringatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor perbankan mampu menghasilkan dampak positif yang luas dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan. (*)







