Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Riau

LAMR Masih Menunggu Konfirmasi Satgas PKH Wilayah Riau untuk Berembuk

badge-check


					Datuk Tarlaili (foto: ist) Perbesar

Datuk Tarlaili (foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU- Hampir sepekan berlalu, namun undangan dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau untuk berembuk bersama Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) wilayah Riau belum ada kabar berita.

“Ya, secara bersamaan kita tidak saja secara resmi mengundang PT. Agrinas Palma Nusantara tapi juga Satgas PKH Wilayah Riau. Tapi Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari Satgas PKH dan kami masih menunggunya,” kata Timbalan 1 Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk H. Tarlaili, Senin (15/12/2025).

Adapun tujuan LAMR mengundang Satgas PKH, jelas Datuk Tarlaili, untuk konfirmasi pengaduan masyarakat terkait penertiban lawan sawit yang masuk dalam tanah ulayat. “Hampir setiap hari ada saja masyarakat adat mengadu ke LAMR terkait kejelasan lahan sawit yang kebetulan berada di dalam kawasan tanah ulayat,” ucapnya.

Datuk Tarlaili menilai, bahwa berbagai aduan masyarakat adat itu bila tidak disikapi dengan bijaksana, maka sangat rentan terjadinya konflik. “Karenanya, sebelum nasi menjadi bubur, mari kita berembuk bersama mencari jalan keluar yang terbaik,” ajak Datuk Tarlaili.

LAMR, ucap Datuk Tarlaili, sebagai rumah besar masyarakat Riau menjadi tempat anak kemanakan menyampaikan keluh-kesah, dan suatu kewajiban bagi LAMR untuk menampung dan menyikapi apa yang telah disampaikan anak kemanakan itu.

“Yang jelas, menyikapi aduan masyarakat adat yang kami kira berpotensi terjadi konflik, LAMR sudah berkoordinasi dengan Polda Riau,” ujar Datuk Tarlaili.

Sebagaimana diketahui, terkait pengaduan masyarakat adat, LAMR sudah sempat berdialog dengan PT. Agrinas Palma Nusantara pada Jumat, 12 Desember 2025, di Balai Adat. Namun pertemuan itu dihentikan karena dianggap tidak akan ada kebijakan yang bisa diambil lantaran pihak Agrinas yang hadir hanya staf biasa, hal inilah yang membuat sejumlah petinggi LAMR meradang. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian

16 Januari 2026 - 06:12 WIB

Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

15 Januari 2026 - 18:43 WIB

‎Di Panggil Presiden Prabowo, Rektor Unilak Prof Junaidi hadir Bersama 1200 Rektor di Istana Presiden

15 Januari 2026 - 17:52 WIB

LAMR Terima Kunjungan Mahasiswa University Malaya, Perkuat Edukasi Budaya Melayu Serumpun

15 Januari 2026 - 07:10 WIB

Kejari Pelalawan Bongkar Mafia Pupuk, 15 Tersangka, 6 ASN Terjerat, Negara Jebol Rp 34 M

14 Januari 2026 - 14:53 WIB

Trending di Pekanbaru