RiauKepri.com, LINGGA – Pemerintah Kabupaten Lingga terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan rehabilitasi sosial bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Hal ini ditegaskan melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Pelayanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2025 sekaligus persiapan Program ATENSI Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga, Senin (22/12/2025).
FGD tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Lingga, Gandime Diyanto, S.T., M.IP, bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi dan Dinas Sosial Kabupaten Lingga sebagai upaya menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah dalam pelayanan sosial.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Gandime Diyanto menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor agar program Bantuan ATENSI benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, perencanaan yang matang sejak awal menjadi kunci agar bantuan sosial tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima manfaat.
FGD ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap pelaksanaan Bantuan ATENSI yang telah berjalan di Kabupaten Lingga sepanjang 2025. Berbagai capaian, tantangan di lapangan, serta kebutuhan riil masyarakat dibahas secara terbuka, termasuk masukan dari unsur layanan kesehatan yang diwakili oleh Kepala Puskesmas Daik dan peserta FGD lainnya yang berjumlah sekitar 40 orang.
Melalui diskusi ini, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap perencanaan Program ATENSI Tahun 2026 dapat disusun lebih terarah, tepat sasaran, dan adaptif terhadap kondisi sosial di daerah. Kolaborasi yang kuat antara STPL dan Pemkab Lingga diharapkan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan pendampingan berkelanjutan. (RK10)







