Menu

Mode Gelap
Polda Riau Hadirkan Jalur Klinik Terapung dan Bantuan Sosial Sapa Warga Pesisir Sungai Siak Lepas 44 Jemaah Calon Haji, Bupati Roby : Khusyuk Beribadah, Selamat Pergi dan Selamat Kembali BRK Syariah dan Kejari Siak Perkuat Sinergi untuk Penyelesaian Pembiayaan Secara Berkeadilan ‎Pemdes Ulu Maras Salurkan BLT, Warga Tidak Hadir Tetap Dilayani ke Rumah ‎Fokus di Simpang Menuju Puskesmas, Goro Jumat ASRI Libatkan Banyak Instansi di Jemaja Timur Aksi Senyap Berujung Tangkap Transaksi Sabu di Jantung Kota Mandau Digulung Polisi

Tanjungpinang

MTI Kepri Soroti Kelangkaan Tiket Kapal Roro Jelang Lebaran, Diduga Ada Permainan Calo

badge-check


					Syaiful, Ketua MTI Wilayah Kepulauan Riau. (Foto: Ist) Perbesar

Syaiful, Ketua MTI Wilayah Kepulauan Riau. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau mengeluhkan sulitnya mendapatkan tiket kapal roro untuk mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Keluhan tersebut terutama terkait rute dari Pelabuhan Telaga Punggur, Batam menuju Mengkapan (Buton, Riau) serta rute Telaga Punggur menuju Kuala Tungkal, Jambi.

Keluhan masyarakat itu disampaikan kepada Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Kepulauan Riau dalam beberapa waktu terakhir. Banyak calon pemudik mengaku kesulitan memperoleh tiket meski telah mencoba melakukan pemesanan melalui sistem daring.

Ketua MTI Wilayah Kepulauan Riau, Syaiful, mengatakan pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat yang mengaku tidak mendapatkan tiket meski sudah menunggu pembukaan penjualan melalui aplikasi Ferizy, Tanjungpinang (10/3/2026).

Menurutnya, masyarakat telah bersiaga menunggu jadwal pembukaan pemesanan tiket secara online. Namun ketika sistem dibuka, tiket disebut langsung habis dalam waktu singkat.

“Banyak masyarakat yang bertanya, siapa yang melakukan pemesanan hingga tiket langsung habis begitu dibuka. Jika sistem berjalan normal, seharusnya masyarakat masih memiliki kesempatan untuk membeli tiket,” ujarnya di Tanjungpinang, Selasa (10/3).

Syaiful menjelaskan, sistem pembelian tiket secara elektronik melalui aplikasi Ferizy seharusnya mempermudah masyarakat dan meminimalkan praktik percaloan. Namun dalam praktiknya, justru muncul dugaan adanya pihak tertentu yang menguasai tiket dalam jumlah besar.

Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan adanya praktik tidak sehat dalam penjualan tiket. Hal ini karena di saat tiket online dinyatakan habis, masyarakat justru masih dapat menemukan tiket melalui agen atau calo dengan harga jauh lebih mahal.

Berdasarkan laporan yang diterima MTI Kepri, tiket untuk kendaraan roda empat yang seharusnya dijual sekitar Rp1.948.000 disebut ditawarkan oleh calo dengan harga mencapai Rp2,9 juta per unit kendaraan.

“Ini jelas merugikan masyarakat. Di saat masyarakat sangat membutuhkan tiket untuk mudik, justru ada pihak-pihak yang mencari keuntungan dalam situasi tersebut,” kata Syaiful.

Ia juga menilai praktik tersebut bertentangan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan seluruh aparatur pemerintah dan pemangku kepentingan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa angkutan mudik Lebaran.

Menurutnya, kebijakan pemerintah saat ini justru bertujuan memberikan kemudahan, keringanan biaya, serta kenyamanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Karena itu, MTI Kepri meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan terhadap proses penjualan tiket di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam.

Syaiful berharap Polda Kepulauan Riau dapat menindak tegas apabila ditemukan oknum operator maupun calo yang memanfaatkan momentum mudik Lebaran untuk meraup keuntungan secara tidak wajar.

“Pengawasan perlu dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh tiket secara wajar dan mudik Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, serta adil bagi semua,” pungkasnya. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRK Syariah Dampingi ASN Pra Pensiun dan Pensiunan Tanjungpinang-Bintan dalam Ramah Tamah dan Layanan Syariah

13 April 2026 - 16:02 WIB

Yayasan Muallaf Bersatu Kepri, BAZNAS dan Muslim Karo Tanjungpinang kolaborasi bantu Ibnu Sabil terlantar di Tanjungpinang

9 April 2026 - 19:12 WIB

HMI Tanjungpinang–Bintan Soroti Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andri Yunus, Desak Pelaku Diadili di Peradilan Umum

7 April 2026 - 06:35 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 5 April 2026: Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

5 April 2026 - 06:25 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri, Sabtu 4 April 2026: Sebagian Wilayah Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

4 April 2026 - 07:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau