Jumat, 18 Mei, 2018 12:14 pm

4 Jenazah Teroris di Riau Belum Dijemput Keluarga

RiauKepri.com, PEKANBARU – Jenazah empat kawanan teroris yang menyerang markas kepolisian Daerah Riau Rabu kemarin, (15/5/2018) masih berada di ruang jenazah Rumah Sakit Bayangkara, Pekanbaru. Hingga kini belum ada satu pun dari pihak keluarga menjemput jenazah tersebut.

“Belum ada yang diambil oleh keluarga, jenazah masih terbujur di RS Bhayangkara, sementara Kabid Dokkes masih koordinasi dengan Inafis,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Sunarto, Jumat (18/5/2018).

Adapun empat teroris yang tewas saat penyerangan tersebut yakni Mursalim alias Pak Ngah (48), Suwardi (28), Adi Sufyan (26) dan Daud (45).

Baca juga :  Napi Teroris yang Tewas Dalam Kerusuhan Mako Brimob Ditangkap di Pandau

Kepala Bidang Dokter Kesehatan Polda Riau Kombes Asmara Hadi mengatakan pengembalian jenazah kepada pihak kelaurga merupakan wewenang dari penyidik. Pihak Rumah Sakit Bhayangkara telah melakukan identivikasi jenazah bersama Inafis Polda Riau.

“Belum ada pihak keluarga yang mengambil jenazah,” katanya.

Sementara itu itu, Tim gabungan Kepolisian Daerah Riau dan Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap delapan terduga teroris di Kota Dumai, Riau. Beberapa di antaranya diduga masih memiliki hubungan darah dengan tersangka teror di Markas Kepolisian Daerah Riau.

Baca juga :  Soal Tari Erotis, Erfan: Mari Bicara Tanpa Rasa Iri dan Dengki

Sebelumnya, serangan teroris terjadi di Mapolda Riau, Rabu, 16 Mei 2018. Dalam kerusuhan itu, polisi menembak mati 4 teroris, dua polisi mengalami luka-luka akibat bacokan dan satu polisi Ipda Auzar meninggal akibat ditabrak mobil teroris.

Serangan itu juga melukai dua wartawan dari TVOne dan MNCTv. Setelah diidentifikasi, para teroris berasal dari Jaringan Dumai.