Minggu, 18 Maret, 2018 5:49 pm

40 Warga Lancang Kuning Terima Kunci Rumah dari Bupati Bintan

RiauKepri.com, BINTAN — Sebanyak 40 Kepala Keluarga KK) di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara menerima kunci rumah dari Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos. Penyerahan tersebut merupakan realisasi dari Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di tahun 2017 lalu.

Selain kunci rumah, juga diserahkan beberapa aset Pemerintah Desa (Pemdes) Lancang Kuning kepada BUMDes Jaya Gemilang yang nantinya akan dikelola oleh masyarakat Desa Lancang Kuning. Beberapa aset diantaranya 1 buah mesin pembajak tanah merk Kubota seri B2420, beberapa unit tenda dan kursi serta perlengkapan sound system.

Tidak hanya itu, Apri Sujadi yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hj Deby Maryanti, A.Md juga menandatangani prasasti peresmian Kantor Balai Desa Lancang Kuning yang usai direhabilitasi.

Baca juga :  Karena Kebutuhan Lansia Berbeda, Bupati Bintan Ingin Layanan Kesehatannya Terjamin

“Penyerahan kunci rumah bagi 40 Kepala Keluarga (KK) ini merupakan tidak lanjut dari usaha dan kerja keras Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Permukiman Kabupaten Bintan,” ujarnya.

Dia menceritakan, beberapa waktu yang lalu melakukan koordinasi ke pemerintah pusat terkait Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan alhamdulilah ada 40 Kepala Keluarga (KK) di Desa Lancang Kuning yang menerima bantuan tersebut.

“Semoga ini bermanfaat. Kita juga berharap BUMDes Jaya Gemilang Desa Lancang Kuning mampu mengelola aset-aset yang ada untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Kepala Dinas Permukiman Kabupaten Bintan Herry Wahyu menuturkan bahwa program BSPS dikucurkan oleh pemerintah dalam bentuk bahan bangunan serta diperuntukkan bagi warga yang rumah tinggalnya kurang layak huni.

Baca juga :  Warga Batam Meradang Terkait Tarian Erotis di Lapangan Engku Putri

“Tiap KK menerima bantuan yang diberikan langsung berupa bahan bangunan sebesar Rp16,5 juta. Jadi total dana yang dikucurkan untuk 40 unit rumah berkisar Rp660 juta,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bintan Ronny Kartika, S.STP mengatakan bahwa aset BUMDes Jaya Gemilang seperti traktor Kubota tersebut,
nantinya bisa disewakan kepada pihak yang membutuhkan, misalnya kepada masyarakat yang bergerak di bidang pertanian.

“Artinya, aset BUMDes tersebut boleh disewa, namun tidak boleh diperjual belikan. Untuk anggaran perawatan, itu sudah menjadi tanggung jawab BUMDes itu sendiri,” tuturnya.(RK/MCB)