Senin, 12 Maret, 2018 8:36 pm

60.000 Jamaah Bakal Hadiri Haul Akbar Batam

RiauKepri.com, BATAM – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam H. Erizal Abdullah didampingi Ketua Penyelenggara Haul Akbar Batam VIII/2018 Ustad KH. Nabhan melaporkan ke Walikota Batam H. Muhammad Rudi tentang kegiatan haul Akbar Kota Batam ke 8 tahun yang akan diselenggarakan oleh Majelis Zikir Al Khidmah Kota Batam, pada Ahad 25 Maret 2018, di Halaman Islamic Center, Samping Masjid Raya Batam.

Pada tahun sebelumnya, Haul Akbar ke 7 juga dilaksanakan pada tempat dan lokasi yang sama, Minggu (9/4/2017) dihadiri sedikitnya puluhan ribu jamaah. Para jamaah yang hadir ketika itu tidak hanya dari Kota Batam saja, namun juga berasal dari Kota Tanjungpinang, Karimun, Lingga dan Bintan. Bahkan juga dihadiri perwakilan jamaah dari Kota Makassar, Surabaya, Semarang, Jakarta, dan Lamongan. Selain itu, jamaah dari luar negeri juga ikut hadir, seperti dari Singapura dan Malaysia.

Haul Akbar atau acara tahunan Majilis Zikir kirim doa yang bakal dimulai pukul 07.00 hingga pukul 11.00 itu, juga akan dihadiri langsung Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun, Sekda Kepri T.A Fadillah, anggota DPR RI Nyat Kadir, Walikota Batam H. MUhammad Rudi, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, sejumlah habib dari pulau Jawa dan Sumatera.

“Kita melaporkan persiapan acara Haul Batam ke 8 tahun 2018 ke pak Walikota, sekaligus menyampaikan undangan langsung ke beliau untuk kegiatan rutin haul yang kita laksanakan setiap tahun,”kata Erizal didampingi Ketua Panita Haul VIII Batam KH. Nabhan dan Kordinator Mobilisasi Jamaah Budi Hermawan kepada riaukepri.com, di ruang tunggu lantai V Kantor Walikota Batam, Senin (12/3/2018).

Ketua Penyelenggara Haul Batam VIII/2018 H. Nabhan mengatakan, kegiatan rutin yang diselenggarakan di kota Batam setiap tahun ini akan mengundang sedikitnya 60.000 jamaah yang berasal dari Kota Batam, berbagai Kabupaten/Kota lainnya di Kepri, sejumlah kota di Sumatera dan Pulau Jawa serta Malaysia dan Singapura.

Baca juga :  Malaysia Tahan 4000 Lebih TKIB Untuk Dipulangkan Sebelum Ramadhan

“Seperti biasa ini kita gelar untuk tahun kedelapan, selain dari kota Batam, jamaah yang hadir juga berasal dari Lampung, Jawa, Sumatera, Malaysia, Singapura dan kabupaten/kota di Kepri. Mulai dari ustadm habib, kyai dan para pengiringnya dipasti kan hadir, sebagain sudah mengkonfirmasi akan kehadiran mereka pada haul Batam tahun ini,”kata Nabhan.

Ia mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kemudian, mendoakan tokoh di tanah Melayu, seperti Raja Nong Isa, Raja Ali Haji, Raja Fisabilillah, Engku Putri, Tumenggung Abdul Jamal, dan lain-lain. Selanjutnya, mendoakan kedua orang tua semua, para leluhur, tokoh masyarakat dan anak keturunan generasi penerus. Bahkan kegiatan ini juga bertujuan mendoakan Batam, Kepri dan Indonesia agar tetap kondusif, aman dan tentram.

“Termasuk para pemimpin Se Provinsi Kepri dan Kota Batam. Juga mendoakan para masyarakat Batam khusus agar selalu mendapat keberkahan. Kegiatan ini juga bisa memupuk kesadaran generasi penerus bangsa untuk tidak melupakan jasa para pendahulu, para leluhur dan para orang tua,”urainya.

Melihat dari jumlah jamaah yang bakal hadir, kata Nabhan kemungkinan besar melibihi target jamaah yang hadir. “Kami targetkan 60 ribu jamaah, tapi melihat antusias jumlah jamaah yang hadir sebelumnya, mungkin bisa melebihi dari 60 ribu jamaah yang kita targetkan,” ungkapnya

Dijelaskannya, kegiatan haul Batam ini juga bertujuan mendoakan leluhur negeri ini, para orang tua, para pemimpin dan pendiri kota Batam, baik Walikota, Ketua Badan Pengusahaan (BP) dulu Otorita Batam, pejabat militer maupun sipil lainnya yang dianggap sudah berjasa membangun kota Batam.

Baca juga :  KMF Menjulang Ingin "Anak Riau Bisa!"

“Contoh misalnya, yang sudah tiada, mantan walikota Batam seperti RA Aziz, Usman Draman dan lain-lain, termasuk Ketua Badan Pelaksana Otorita Batam Soerdarso dan terhadap orang-orang lainnya baik masih hidup yang berjasa tentang pembangunan dan kemajuan kota Batam tercinta ini,”ujarnya.

Menurut Nabhan, kegiatan haul ini murni ibadah untuk kemaslahatan umat, untuk semua dan tidak ada kepentingan-kepentingan di sini, termasuk tidak ada urusan politik. Serta mendekatkan diri kepada sang pencipta, dan mendoakan agar negeri ini, NKRI dan Kota Batam ataupun provinsi Kepri senantiasa dalam keadaan aman, nyaman, rukun, damai, dan bahagia. Termasuk mendoakan agar pelaksanaaan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Legislatig dan Pemilihan Presiden 2019 berjalan dengan sesuai dengan harapan.

“Kegiatan haul Batam ini diawali dengan membaca Alfatihah, istiqosah, yasin, manakib sejarah dan keistimewaan Syekh Abdul Kodir Jailani, salawat dan barulah kata sambutan-sambutan dan tausiah. Ini haul akbar yang kedelapan kalinya. Alhamdulilah setiap tahun jemaah yang ikut doa dan zikir semoga terus bertambah,”jelasnya.

Sementara itu, Walikota Batam H. Muhammad Rudi, mengaku sangat bersyukur dengan diselenggarakan haul Batam ke VIII tahun ini, dan ikut hadir dalam kegiatan Zikir Akbar yang akan dihadiri puluhan ribu jamaah tersebut. Ia mengatakan tanpa doa dan dukungan dari jamaah niscaya roda pembangunan di Kota Batama dan Kepri ini akan berjalan dengan baik.

“Atas nama pemerintah kota Batam maupun atas nama pribadi sangat mendukung kegiatan ini (Haul Batam),”ungkapnya.(r/helmy)