Senin, 5 Maret, 2018 5:39 pm

60 Pejabat Sidoarjo Belajar Mall Pelayanan Publik ke Batam

RiauKepri.com, BATAM – Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin bersama 60 pejabat dan staf Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan khusus ke Kota Batam, guna belajar tentang pengelolaan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Batam yang terbesar dan terbanyak melakukan pengurusan perizinan di Indonesia.

Wakil Bupati Sidoarjo beserta rombongan disambut Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di aula Kantor Wali Kota Batam, Jalan Engku Putri, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, akhir pekan kemarin.

“Kunjungan kami ini dalam rangka ingin melihat situasi dan kondisi faktual di lapangan mengenai MPP Batam. Kami ingin MPP ini harus ada juga di Kabupaten Sidoarjo. Karena itulah kami ingin belajar dari Batam sebagai referensi bagi Kabupaten Sidoarjo,” kata Nur.

Baca juga :  Akan Dibangun Rumah Tahfidz di Kecamatan Gunung Kijang

Di tempat yang sama, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan MPP Batam telah dijadikan Pilot Project atau proyek percontohan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Selain Batam juga ada di tiga daerah lain yakni DKI Jakarta, Bekasi, Denpasar.

“Pelayan publik sudah menjadi keniscayaan. Kita, Kota Batam, tidak boleh kalah saing. Mengingat Batam berdekatan dengan Negara Singapura dan Malaysia,”ungkapnya.

Baca juga :  Maret 2018, 36 PMA Ajukan Izin Prinsip dengan Nilai Investasi Rp2 Triliun

Dijelaskannya, sebanyak 427 pelayanan perizinan dan non perizinan, serta 30 instansi dan kementerian yang menyentuh pelayan publik ada di MPP Batam. Dan untuk 427 pelayanan tersebut telah diterapkan Single Window.

“Sementara untuk pengelolaan layanan lain di Mall Pelayanan Publik berada di bawah tanggungjawab masing-masing lembaga, kementerian dan instansi. Sedangkan pembangunan infrastukturnya bersumber dari anggaran satu tahun,” pungkasnya. (r/ira)