Kamis, 10 Agustus, 2017 9:02 am

Abang yang Berutang, Adik yang Kena Keroyok

RiauKepri.com, PEKANBARU–Malang betul nasib Riki Satria (26 tahun), warga Jalan Daru-daru III, Kelurahan Pematang Kapau, Kecacamatan Tenayanraya, Pekanbaru. Yang berutang abangnya, namun ketika ditagih dua lelaki abangnya tak berada di rumah sehingga dia yang kena pelasah.

Tidak terima diperlakukan seenak perut, Riki pun melapor ke Polsek Tenanyaraya. Menyusul laporan korban dan mengetahui keberada dua tersangka, Kanit Reskrim Polsek Tenayanraya, Ipda Budi Winarko ST beserta Tim Opsnal bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek Tenayanraya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Baca juga :  Satu Lagi Tersangka Teroris di Riau Ditangkap, Kini Menjadi 5

Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Eddy Sumardi SIK, membenarkan kasus tersebut. Katanya, kejadian tindak pidana penganiayaan ini terjadi pada tanggal 08 Agustus 2017, sekira pukul 20.30 WIB. ”Ya, dua tersangka sudah dilakukan penangkapan, tersangka diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhada orang secara bersama-sama di muka umum,” katanya.

Adapun dua tersangka yang diamanan tersebut adalah, Abadi (34 tahun), warga Jalan Kapau Sari, dan Rico (32 tahun) warga Jalan Lintas Timur Km 11 Perm Griya Kulim, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayanraya.

Baca juga :  Merekam Siak Penerima Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City

Kronologis kejadian, cerita Eddy, pada hari Selasa (08/8/2017) lalu sekira pukul 14.30 WIB, dua terangka datang ke Jalan S Malik untuk menagih hutang batu bata, namun tidak bertemu dengan orang yang berutang. Sebaliknya,  bertemu dengan adik kandung yang berutang.

Kesal karena tidak bertemu dengan orang yang mempunyai utang, dua tersanga pelaku emosi sehingga terjadi pemukulan terhadap korban. Akibatnya, korban mengalami luka pada telinga kiri, setelah puas kedua tersanga pelaku melarikan diri.(RK1)