Minggu, 26 April, 2015 9:02 am

Aunur Rafiq Masih Merahasiakan Pendampingnya Menuju Karimun Satu

Aunur Rafiq mengenakan baju batik

RiauKepri.com, KARIMUN – Batas pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah hanya tinggal hitungan bulan saja. Siapa yang akan mendampingi calon incumbent, H. Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si., yang maju sebagai bupati Karimun pada pilkada yang akan digelar 9 Desember 2015 memang masih misteri.

Aunur Rafiq yang sekarang ini duduk sebagai Wakil Bupati Karimun masih belum mau mengungkapkan secara terbuka siapa calon pendampingnya. Para wartawan terus  mendesaknya untuk mendapatkan jawaban yang pasti, siap yang akan mendampingannya.

Jika disimak dari beberapa jawaban yang dijelaskan Aunur Rafiq kepada insan pers, memang belum dijawab dengan pasti. Namun kalau dicermati ada  tersirat gambaran sang calon pendampingnya nanti.

Baca juga :  Jelang Pelantikan, Ini Dilakukan Pengurus Demokrat Riau

Ketika ditanya wartawan, apakah calon pendampingnya nanti berasal dari kalangan politisi atau birokrat? Aunur Rafiq mengatakan bisa kombinasi dari keduanya birokrat dan politisi, tanpa mau menyebutkan nama.

Dilihat dari sejumlah nama yang sudah menyatakan siap maju sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah memang sebagian besar didominasi dari kalangan politisi. Sebut saja Anwar Abubakar, Zaizulfikar, Rocky M Bawole,  Zainuddin Ahmad dan R. Bakhtiar. Sementara dari kalangan birokrat ada Abdul Malek, mantan Kepala BKD PProvinsi Kepri , Raja Usman Assisten I Pemkab Karimun. Namun belakangan ini muncul nama Anwar Hasyim yang dulunya seorang birokrat dengan jabatan terakhir mantan Sekda Kabupaten Karimun yang kini menjadi anggota dewan dari Fraksi Golkar.

Baca juga :  Jalan Sehat KPU Siak Diikuti Seluruh Ketua Parpol

Meskipun spanduk maupun baleho Anwar Hasyim belum satupun terlihat, tetapi namanya cukup santer dan dibesarkan  untuk dipasangkan bersama Aunur rafiq. Dikaitkan dari kalimat yang disampaikan Aunur Rafiq kepada wartawan, mungkinkah Anwar Hasyim yang pernah menjadi birokrat dan politisi akan menjadi pasangannya.

Sementara Anwar Hasyim ketika dikonfirmasi mengatakan kalau dirinya memang  ada diminta  oleh masyarakat untuk maju sebagai wakil bupati, tetapi sebagai seorang politisi, dirinya selalu mengedepankan etika dan menunggu arahan. (FRE)