Senin, 29 Januari, 2018 8:37 pm

“Bangsai,” Oknum Polisi “Dukung” Firdaus-Rusli Efendi, Ini Kata Kapolda

RiauKepri.com, PEKANBARU- Inilah padahnya, seorang perwira yang bertugas di Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Kompol FD, diduga terlibat politik praktis dalam acara bakal calon Gubernur Riau Firdaus dan wakilnya Rusli Efendi.

Dugaan keterlibatan itu ketika perwira tersebut ada dalam peresmian salah satu gedung sekolah di Kabupaten Kampar, namun tiba-tiba datang kedua Bapaslon Firdaus-Rusli Efendi.

Terkait hal itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang, kepada wartawan mengatakan, anggotanya yang diduga terlibat dalam politik praktis tersebut akan diperiksa Propam. Namun, kepolisian menunggu hasil pemeriksaan dari Panitia Pengawas Pemilu Kampar.

“Tentunya nanti akan diperiksa dan diinterogasi Kabid Propam. Akan dilihat, apakah ada indikasi pelanggaran atau tidak,” ujar Nandang, Senin (29/1/2018).

Nandang menyebutkan, pemeriksaan Kompol FD saat ini masih dalam proses di Panwaslu Kampar. Setelah itu, Propam akan mendalaminya, dengan berkoordinasi bersama Panwaslu tersebut.

Baca juga :  Pelajar di Rohil Tewas Ditabrak Truk

Kompol FD diduga terlibat dalam kegiatan politik praktis dalam sebuah kegiatan peresmian sekolah Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Gobah, Desa Danau Bingkuang, Kabupaten Kampar akhir pekan lalu.

Salah satu panitia, mengundang Wali Kota Pekanbaru, Firdaus dan Ketua DPP PPP, Rusli Efendi. Keduanya merupakan bakal calon Gubernur Riau yang sudah mendaftarkan diri ke KPU Riau. Kehadiaran mereka dinilai tidak ada sangkut pautnya dengan peresmian gedung sekolah tersebut.

Menurut Nandang, Kompol FD secara tidak sengaja berjumpa dengan kedua Bapaslon Gubernur Riau itu lantaran panitia selain dirinya mengundang Firdaus dan Rusli.

Kompol FD yang merupakan warga setempat memang ditunjuk sebagai ketua panitia peresmian gedung sekolah tersebut.

“Nanti biar Panwaslu yang mengusut. Apakah ada miskomunikasi atau apa. Yang jelas anggota kita sudah mencegah dari awal,” ujarnya.

Baca juga :  Satu Polisi Riau Gugur Melawan Teroris

Dan Firdaus hadir dalam kegiatan itu. Akhirnya, Panwaslu mendapat laporan dugaan keterlibatan Kompol FD dalam politik praktis.

Kapolda mengakui telah menanyakan kepada Kompol FD terkait hal itu. Dia menyebutkan, Kompol FD merupakan warga yang tinggal di Desa Danau Bingkuang, serta alumni sekolah tersebut.

“Saat rapat panitia berlangsung, anggota (Kompol FD) itu, telah mencoba mencegah untuk tidak mengundang Firdaus. Namun, anggota panitia lainnya bersikeras untuk tetap mengundangnya (Firdaus dan Rusli),” ucap Nandang.

Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Pitoyo Agung Yuwono menjelaskan pihaknya turut memantau pemeriksaan terhadap Kompol FD. “Pemeriksaan di Panwaslu selalu dimonitor sebagai bahan penindakan lanjutan oleh kami nantinya,” kata Pitoyo. (RK1/*)