Sabtu, 6 Januari, 2018 2:05 pm

Banjir Air Pasang Laut, Kini tak Lagi Menghantui Petani Kundur

RiauKepri.com, KARIMUN- Sejumlah petani di Desa Kobel, Kecamatan Kundur Barat, Tanjungbalai Karimun, Kepri, sempat dihantui gagal panen lantaran air pasang laut yang membuat kebun sagu dan sayuran mereka kebajiran. Namun setelah dibuat normalisasi tali air oleh Pemkab Tanjungbalai Karimun, kini petani sudah sedap tidur.

Sebelumnnya, salah seorang petani setempat, Mail, mengaku bakal gagal panen lantaran kebunnya di bibir pantai, sekitar 500 meter, bakal tak bisa dinikmati.

Baca juga :  Ini Ikrar PKS Memenangkan Syamsuar-Edy Natar

Mail yang memiliki sebanyak 100 haktare kebun sagu dan kebun sayur, sudah terpandang kerugian yang dia alamai. Tapi, begitu tingginya perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap petani sehingga hal itu tidak terjadi.

Ratusan haktare kebun petani di Pulau Kundur, sudah aman dari rendaman air, kerja nyata yang dilakukan Pemkab Karimun, membuat normalisasi tali air mengurai itu semua.

Sebagai mana diketahui, visi dan misi Bupati Karimun, Aunur Rapiq, menjadikan Pulau Kundur daerah pertanian. Dah hal ini, sudah dirasakan salah seorang warga Swang Laut, Uli, yang mengaku sangat puas dengan hasil kerja Pemkab Karimun untuk menjadikan Pulau Kundur sebagai daerah sentral pertanian. (atanKobel)