Jumat, 16 Maret, 2018 6:09 pm

Bupati Bintan Minta TAPD Pikirkan Regulasi Soal Kenaikan Insentif Perawat

RiauKepri.com, BINTAN — Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengungkapkan agar Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) segera mencari formulasi terkait beban kerja petugas medis dan perawat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan.
Demimkian diungkapkannya saat Senam Cerdik dan Sehat yang diselenggarakan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bintan di Lapangan Relief Antam Kijang, Jum’at (16/3).

“Kita sudah meminta TAPD untuk mencari regulasi guna mengurangi beban kerja petugas medis dan perawat, dimana kita melihat animo masyarakat terhadap layanan program berobat gratis itu sangat tinggi,” ujarnya.

Baca juga :  Kepada Wakil Gubernur Kepri, Ini Harapan Bupati Bintan

Dia juga menerangkan terkait 2 opsi yang mungkin bisa dijadikan referensi. Diantaranya dengan menaikkan insentif atau juga menambah jumlah personil tenaga medis dan perawat sehingga masyarakat bisa dilayani 2 shift yaitu pagi dan malam di seluruh Puskesmas se Kabupaten Bintan.

“Dua opsi tersebut mungkin bisa dijadikan solusi agar pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal dan seluruh Puskesmas se Kabupaten Bintan mampu melayani pasien pagi dan malam,” terangnya.

Menanggapi ini, Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bintan, Pandapotan Hutabarat mengatakan bahwa seluruh perawat di Kabupaten Bintan siap mendukung kesuksesan program pemerintah daerah di bidang kesehatan. Dirinya juga sangat mengapresiasi atas kebijakan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos, yang berkeinginan untuk memperhatikan insentif bagi tenaga perawat.

Baca juga :  Bupati Bintan Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2017

“Tentunya kita sangat senang, bahwa pemerintah daerah memperhatikan dan mengapresiasi kerja keras dan kinerja kami para perawat untuk melayani pasien dengan segenap hati,” tutupnya.(RK/MCB)