Kamis, 31 Agustus, 2017 10:04 pm

Bupati Meranti “Deadline” Kontraktor Tuntaskan Pembangunan Jembatan

RiauKepri.com, MERANTI — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah membangun jalan lingkar Dorak – Tanjung Mayat dengan aspal hotmix yang cukup representatif. Ini sebagai upaya mewujudkan pusat pertumbuhan kota baru setelah sentra bisnis yang terpusat di jalan protokol Selatpanjang sudah semakin padat dan sesak.

Jalan lingkar Dorak – Tanjung Mayat yang mengelilingi setengah ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti itu juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mengurai kepadatan.

“Diharapkan dengan tuntasnya pembangunan jalan tersebut dapat memicu munculnya sentra-sentra ekonomi baru sehingga kawasan ini menjadi pusat pertumbuhan kota yang mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” ungkap Bupati Kepualuan Meranti Drs. H. Irwan M.Si dalam beberapa kali peninjauan.

Baca juga :  4 PNS dan 2 Jaksa di Meranti Kedapatan Pesta Narkoba

Terbaru, dalam peninjauannya, Irwan masih melihat kendala pada proses pembangunan jembatan yang menyatukan Dorak – Tanjung Mayat. Hal itu, katanya tak boleh berlarut, sebab dikhawatirkan menghambat penuntasan pembangunan jalan yang progressnya cukup baik.

“Saya melihat proses pembangunan jembatan sangat lambat. Jika begini terus dikhawatirkan menghambat proses pembangunan jalan, karena penuntasan jalan sangat bergantung dari jembatan penghubung ini,” jelasnya.

Kekhawatiran itu beralasan mengingat waktu yang sudah semakin singkat, takutnya dana yang telah dianggarkan untuk pembangunan jalan tidak terserap sehingga proyek akan tertunda setahun lagi. Terlebih dengan kondisi keuangan yang serba tidak pasti saat ini.

Baca juga :  Buka Sosialisasi Aplikasi SULAP, Said Absen Kepala SKPD

“Kita tidak ingin gara-gara jembatan tidak siap pembangunan menjadi tertunda setahun lagi,” tegasnya.

Dia juga berharap, Dinas PU Meranti terus mendorong kontraktor dapat menuntaskan infrastruktur lainnya di kawasan Dorak – Tanjung Mayat dalam sisa waktu 3 bulan kedepan. Dan harus ada jaminan jembatan tersebut dapat dituntaskan.

“Pembangunan jalan dan jembatan menjadi fokus utama kita karena sangat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, memberikan multiflier effect,” ucapnya.(RK/MA)