Minggu, 11 Maret, 2018 9:57 am

“Cakap Orang Bodoh Je, Jangankan Nak Jadi PNS, Jadi Buruh Kaso di Dumai Susah”

RiauKepri.com, DUMAI – Hari keduanya di Kota Dumai, Riau, Calon Gubernur Riau nomor urut 1, Drs H Syamsuar MSi mengawali kegiatannya dengan blusukan di Pasar Jaya Mukti, Dumai Timur, Minggu (11/3/2018) pagi.

Selama berkeliling dan berdialog dengan pedagang, mayoritas pedagang mengeluhkan susahnya anak tempatan atau putra -putri daerah Dumai mendapat pekerjaan di pabrik serta kilang-kilang yang ada di Kota Dumai.

Seperti dikatakan Nurlina atau yang akrab disapa Mak Itam, ini ketika lapaknya dihampiri oleh Bupati Siak dua periode ini. “Ooo Pak.. Kalau nanti bapak jadi Gubernur bisa perjuangkan nasib anak daerah ini ndak,” kata Mak Itam dengan spontan.

“Ini cakap orang bodoh saja pak, jangankan mimpi untuk menjadi PNS, diterima di pabrik Dumai saja sebagai buruh kasar sulit. Ada penerimaan tenaga kerja perusahaan diam-diam saja, lalu udah ada saja orang baru masuk kerja di sana. Orangnya dari luar Dumai lagi,” kata Mak Itam.

Baca juga :  Ini Pesan Wagub Kepri Kepada Siswa yang Ikuti UN

Selanjutnya, Usnida pedagang Kelapa juga menyampaikan hal yang senada. Dimana pemerintah atau instansi terkait soal tenaga kerja di Dumai tidak tegas dengan perusahaan terkait penerimaan tenaga kerja lokal.

“Anak-anak kami sudah berkali-kali masukan lamaran di perusahaan di Dumai ini. Tapi tidak pernah dipanggil bekerja. Sementara orang-orang dari Medan, Jawa dan daerah lainnya terus saja bertambah di perusahaan tersebut,” kata Usnida.

Hal ini tentunya membuat masyarakat Dumai kecewa karena tidak bisa mendapatkan pekerjaan di daerah kelahirannya. “Kami doakan Pak Syamsuar menjadi gubernur agar bisa merubah ini semua,” kata Usnida.
Dia mengetahui Syamsuar – Edy Nasution memiliki program kerja yang bagus untuk rakyat kecil agar dapat hidup sejahtera. Dan program tersebut sudah dibuktikannya di Kabupaten Siak.

Baca juga :  Menteri Sofyan Jalil Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Warga Siak

“Kami rakyat kecil ini memang menbutuhkan pemimpin seperti pak Syamsuar ini. Kerjanya sudah dibuktikannya di Siak. Petani di Siak sejahtera atas dukungan darinya,” sebut Usnida.

Menjawab keluhan pedagang soal Naker lokal itu, Cagub Riau nomor 1 yang berpasangan dengan Edy Natar Nasution ini menyebutkan akan membuat Perda terkait tenaga kerja lokal yang akan menjadi prioritas untuk perusahaan yang beroperasi di wilayah itu.

“Jangan khawatir Bu, nanti kita buatkan Perda khusus tenaga kerja ini. Kita akan kordinasikan hal ini dengan Walikota Dumai. Insya Allah tidak ada lagi anak tempatan yang pengangguran di daerahnya sendiri, dan yang terpenting anak-anak kita harus memiliki skil yang cocok di tempat ia melamar pekerjaan,” ungkap Syamsuar. (RK1/*)