Selasa, 29 Agustus, 2017 8:19 am

Dari Sini, Pemilihan Wagub Kepri Sisa Masa Jabatan Dimulai

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri mengesahkan tata tertib pemilihan Wakil Gubernur Kepri sisa masa jabatan.

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan bahwa ini dianggap penting untuk penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Sebab sesuai UU, kekosongan jabatan Wakil Gubernur yang saat ini Kepri alami harus segera diselesaikan, demi terwujudnya roda pemerintahan yang efisien dan efektif.

“Dengan selesainya tatib ini maka DPRD dapat memulai proses pemilihan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan (Panlih). Panlih akan melakukan verifikasi berkas calon yang sudah diusulkan partai pendukung melalui gubernur,” kata Jumaga, Senin (28/8).

DPRD berharap agar proses pemilihan ini dapat berjalan lancar dengan terpilihnya wagub baru. Sebab, gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan wajib didampingi oleh seorang wakil mengingat beratnya tugas sebagai kepala daerah.

Baca juga :  Mahasiswa Unilak Berprestasi di POMNAS Terima Bea Siswa dari Menteri

“Beban gubernur sangat berat karena berhadapan dengan DPRD dan juga harus berada ditengah-tengah masyarakat. Ditengah keterbatasan itu, diperlukan peran seorang wakil gubernur,” ujarnya.

Untuk itu, Jumaga meminta kepada partai pengusung melalui Gubernur untuk segera menyampaikan nama calon. Panlih ini bertugas hingga terpilihnya Wakil Gubernur.

Ketua Pansus Pemilihan Wagub Kepri, Surya Makmur Nasution mengatakan bahwa tata tertib pemilihan berisi 13 bab dan 39 pasal. Bab dan pasal dalam tatib ini nantinya dijadikan acuan menjalankan pemilihan dan telah disetujui oleh Kemendagri.

“Secara umum, rumusan tatib telah sesuai dengan peraturan perundangan. Namun ada frasa dan kalimat yang harus dirubah. Pansus sudah melakukan perubahan dan harmonisasi,” kata Surya

Salah satu pasal yang ditambah mengatur soal sanksi bagi calon yang mengundurkan diri. “Dalam pasal 35 ditambahkan pasal yang berbunyi dalam hal salah satu cawagub tidak hadir, harus disertai surat keterangan dari lembaga yang berwenang,” ungkapnya.

Baca juga :  Menko Kemaritiman Terus Dorong Pemanfaatan Sektor Maritim Kepri

Pasal berikutnya adalah jika cawagub tidak hadir saat pemilihan, maka cawagub dan partai pengusung akan diberi sanksi sesuai aturan perundangan yang berlaku.

Untuk proses verifikasi berkas calon, panlih akan kembali mengecek kelengkapan. Jika ditemui kekurangan berkas, maka diberikan waktu selama tujuh hari melengkapinya.

Dalam paripurna ini juga ditetapkan panitia pemilihan. Terpilih sebagai ketua adalah Hotman Hutapea dari fraksi Demokrat. Sedangkan wakilnya Widiastadi Nugroho dari Fraksi PDIP.

Adapun anggota panlih lainnya antara lain Sahat Sianturi (PDIP), Taba Iskandar, Asmin Patros (Golkar). Selanjutnya Onward Siahaan (Demokrat Plus), dr.Yusrizal (Hanura), Abdulrahman (PKS-PPP) dan Sirajudin Nur (FKN).(RK/Hms)