Sabtu, 2 September, 2017 11:27 am

Di Siak tak Hanya Hewan Kurban Bertambah, Kesehatan Hewan Juga Dicek

RiauKepri.com, SIAK— Luar biasa. Hewan kurban di Kabupaten Siak tahun ini tidak hanya bertambah namun kesehatan hewan hingga layak dikosumsi warga juga dicek pihak Dinas Peternakan dan Perikanan.

Pemeriksaan hewan kurban meliputi pemeriksaan kesehatan dan umur hewan. Hewan kurban harus benar-benar dalam keadaan sehat dan layak untuk disembelih, di antaranya harus cukup umur,  tidak cacat dan dalam kondisi sehat.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Siak, Susilawati, mengatakan, pemeriksaan hewan dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan. Pemeriksaan tersebut dilakukan dalam dua tahap, yakni pemeriksaan antemortem yaitu pemeriksaan fisik luar hewan sebelum dilakukan pemotongan,  dan posmortem yaitu  pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah pemotongan.

Susilawati menambahkan, apabila ditemukan kelainan-kelainan dan ada cacing hati maka pada hewan kurban maka organ tersebut harus disingkirkan, karena tidak layak untuk dikonsumsi.

Baca juga :  Kasus Korupsi di Riau "Mendunia"

Tindakan pro aktif dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Siak sejak hari pertama Idul Adha 1438 H, Jumat (1/09/2017) hingga kini, Sabtu (2/9/2017), masih berlangsung, disambut baik warga karena langkah pemeriksaan yang dilakukan memberikan rasa aman untuk mengkonsumsi daging kurban.

Pemeriksaan hewan kurban tersebut, kata Susilawati, rutin dilakukan tiap tahun saat Idhul Adha, guna memastikan kondisi kesehatan hewan kurban sebelum dikonsumsi. Hal ini dilakukan sekaligus untuk mendata jumlah ternak yang ada, karena data ini diperlukan sebagai salah satu faktor untuk menghitung angka produksi daging. Dan ini adalah bagian dari tupoksi kami KeSMAVET (kesehatan masyarakat veteriner).

Baca juga :  Awal November Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Zebra Siak

“Hasil pemeriksaan hari pertama baik antemortum tidak ditemui adanya kejanggalan maupun ketidaknormalan pada hewan, sedangkan pada organ visceral atau organ dalam juga tidak ditemui jumlah parasit yg cukup berarti,” ungkap Susilawati.

Pemeriksaan belum semuanya selesai, kata Susilawati, karena masih ada beberapa titik yang belum melakukan penyembelihan, mudah-mudahan sampai besok pagi Sabtu 2 September 2017 tidak ada ditemui masalah pada hewan kurban.

Data yang diperoleh jumlah hewan kurban di Kabupaten Siak pada Hari Raya Idul Adha 1438 H /2017 M mencapai 2.090 ekor hewan. Hal itu menandakan telah terjadi peningkatan dibanding tahun 2016 lalu, sebanyak 1.837 ekor hewan kurban berbagai jenis. (hidayat/***)