Senin, 3 Juli, 2017 10:27 am

Diduga Sepi Peminat, Pendaftaran Calon Panwaslu Anambas, Natuna dan Lingga Kembali Dibuka

DABOSINGKEP, RiauKepri.com – Untuk memberi kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat yang berminat, Panitia Seleksi Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepri, membuka kembali pendaftaran calon anggota Panwaslu di tiga kabupaten, masing-masing Natuna, Anambas, dan Lingga. Pendaftaran dan penyerahan berkas dapat dilakukan dari tanggal 3-7 Juli 2017.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Ketua Panitia Seleksi Zona B Bawaslu Provinsi Kepri Nikolas Panama kepada wartawan.

“Kita membuka kembali peluang bagi putra-putri terbaik di tiga kabupaten Lingga, Natuna dan Anambas untuk menjadi bagian dari penyelenggara pemilihan umum di Provinsi Kepri,” ujarnya.

Sebelumnya, Pansel telah membuka pendaftaran calon anggota Panwaslu dari tanggal 17-24 Juni 2017. Tidak dirinci alasan kenapa panitia seleksi membuka kembali pendaftaran calon anggota Panwaslu. Namun, diduga jumlah pelamar di tiga kabupaten tidak memenuhi harapan panitia.

Baca juga :  Pentingnya Data Statistik untuk Merumuskan Kebijakan Tepat Sasaran

Nikolas Panama hanya menyebutkan, dengan dibukanya kembali pendaftaran ini, diharapkan akan semakin banyak pendaftar yang berkualitas, sehingga hasil seleksi nantinya bisa menghasilkan anggota Panwaslu terpilih yang memenuhi harapan publik.

“Ini kesempatan bagi putra-putri terbaik di daerah ini untuk mengambil peran pada penyelenggaraan pemilu,” paparnya.

Sesuai ketentuan, beberapa persyaratan untuk menjadi anggota Panwaslu Kabupaten/Kota antara lain WNI berusia minimal 30 tahun. Berpendidikan minimal S-1, tidak pernah menjadi anggota  partai politik atau minimal sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 tahun.

Selain itu, calon anggota Panwaslu juga harus berdomisili di wilayah kabupaten/kota yang bersangkutan dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP). Tidak pernah dipidana penjara 5 tahun atau lebih. Tidak menduduki jabatan politik, pemerintahan, dan BUMN/BUMD. Serta bersedia bekerja penuh waktu.

Baca juga :  PKS "Belajar" Kepemimpinan Partai dengan Syamsuar

Menurut Nikolas Panama, seluruh berkas pendaftaran yang masuk nantinya akan dilakukan pengecekan dan seleksi administratif. Dan bagi pendaftar yang lulus akan diumumkan melalui media cetak, website, dan elektronik untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.

“Tahap terakhir nanti akan dilakukan tes wawancara sebelum ditetapkan menjadi anggota Panwaslu Kabupaten/Kota terpilih,” paparnya.

Informasi yang dihimpun RiauKepri.com, seleksi anggota Panwaslu Kabupaten/Kota di banyak daerah cenderung sepi peminat. Masa jabatan Panwaslu Kabupaten/Kota yang terbatas (ad hoc) diduga menjadi salah satu penyebabnya.(*)