Kamis, 31 Agustus, 2017 7:46 pm

Ditangkap Polresta Barelang, Biksu Cabul Sempat Melawan

RiauKepri.com, BATAM — Oknun biksu tersangka kasus pencabulan di Batam sempat memberi perlawanan ketika ditangkap polisi di tempat persembunyiannya Jakarta Barat, Kamis (31/08/2017). Akibatnya, polisi terpaksa menyeret tersangka untuk digelendang ke mobil yang akan membawanya.

 

Penangkapan terhadap biksu tersangka pencabulan berinisial YCH alias Hen dilakukan tim Jatanras Polresta Barelang, yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Kompol Agung Gima. Ditangkap sekitar pukul 08.30 WIB, sore itu juga Hen dibawa ke Batam lewat penerbangan pukul 16.00 WIB.

 

“Pagi tadi tim Jatanras Polresta Barelang Batam berhasil menangkap pelaku biksu (YCH). Sempat terjadi perlawanan, namun dengan cepat diatasi kepolisian,” ujar Agung, sebagaimana dikutip detikcom.

Baca juga :  Saat Hendak Buang Air, Hapis Terperanjat Nampak Mayat

 

YCH alias Hen dilaporkan melakukan pencabulan beberapa hari lalu, tetapi ia berhasil kabur. Dalam pelarian itu tersangka selalu berpindah tempat. Sedangkan Tim Jatanras terus melacak tersangka, hingga akhirnya berhasil menangkapnya di depan sebuah hotel di Sunter, Jakarta Utara.

 

Sebelumnya, YCH ditetapkan Polresta Barelang Batam sebagai tersangka tindak pidana eksploitasi dan pencabulan anak di bawah umur. Selain menangkap seorang biksu yang bekerja di Vihara Purnama Mahayana di daerah Kecamatan Nongsa, Batam, polisi telah menahan seorang pengelola vihara tersebut berinisial BGS.

 

Menurut Kompol Agung Gima, untuk sementara ada 2 pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Tetapi dalam pengembangan kasus setelah Hen dibekuk, tidak tertutup kemungkinan tersangka bertambah. Ada kecurigaan kegiatan ini dilakukan semacam sindikat, yang biasanya melibatkan banyak orang.

Baca juga :  Tagana Kepri Juara Jambore Nasional

 

Agung menambahkan tersangka dilaporkan oleh lima korban anak di bawah umur, didampingi oleh Paguyuban Pasundan. Kelima korban mengaku mendapat perlakuan yang tidak senonoh saat bekerja di vihara. Selain itu, korban mengaku tidak mendapatkan upah selama bekerja di Vihara Purnama Mahayana.

 

Bukan itu saja. Setidaknya dua korban perempuan yang masih di bawah umur mengaku dicabuli oknum biksu di salah satu hotel di daerah Jakarta sebelum dibawa ke Kota Batam untuk dipekerjakan di vihara tersebut.

  • Dtc/ Risatnum