Jumat, 28 Juli, 2017 3:37 pm

Forum Pemred Riau Kembali Diaktifkan, Ini Tiga Tujuannya

Usai menggelar rapat untuk mengaktifkan kembali FPR, para anggota foto bersama dengan ketua terpilih.

RiauKepri.com, PEKANBARU–Setelah empat tahun vakum, kini Forum Pemred Riau (FPR) kembali diaktifkan dengan tiga tujuan utama. Berkibarnya FPR ini ditandai dengan terpilihnya H Yuki Chandra sebagai ketua dalam rembuk yang berlangsung di Furaya Hotel, Pekanbaru, Jumat (28/7/2017).

Sebelum pemilihan ketua FPR ini, sudah dibahas tiga tujuang utama untuk mengaktifkan forum intelektual tersebut. Yakni,  sebagai wadah silaturahmi Pemred media yang ada di Riau, sebagai wadah untuk bertukar pikiran wartawan sebab wartawan dikenal sebagai masyarakat intelektual, dan untuk memberikan masukan konstruktif terhadap pemerintah dan pemangku kepentingan dalam diskusi khusus.

Dalam agenda yang disepakati, FPR akan menggelar pertemuan silaturahmi dalam melakukan pengkajian-pengkajian isu dan persoalan yang ada di Riau serta menyepakati memerangi berita bohong (hoax) yang semakin marak terjadi. “Mari kita kuatkan silaturahmi untuk mengembalikan marwah wartawan sebagai profesi, Pemred itu sudah harus mempertegas intekritas wartawannya. Kajian-kajian yang akan dilakukan dari aspek kehidupan di masyarakat, sosial, budaya politik, ekonomi, keamanan dan nasional,” ujar Yuki.

Baca juga :  Ini Tanda-tanda Angin Segar Demokrat Usung Syamsuar

Sebelumnya FPR didirikan pada tahun 2013, namun sempat vakum. Forum ini terbentuk berkat sejumlah inisiator. Di antaranya Taufik Hidayat alias Atan Lasak (saat itu sebagai Pemred Koran Riau), Yanto Budiman Situmeang (saat itu Pemred Tabloid Azam), Alm Ahmad Rodhie (saat itu Pemred Metro Riau), Tun Akhyar (Saat itu Pemred Vokal), Novrizon Burman (saat itu Pemred Tabloid Riau Satu), dan Anthony Harry (saat itu Pemred riauinfo.com).

Baca juga :  Klub Exist Jakarta Dominasi Juara Sirnas Milo Badminton

Mengenang FPR ketika itu, juga sempat melakukan berbagai kegiatan sosial. Menyantuni dan buka bersama dengan anak yatim, dan tak kalah pentingnya FPR juga memberi penghormatan serta dukungan moral kepada Gubernur Riau, ketika itu dijabat Rusli Zainal, berupa piagam Bapak Pembangunan Riau. (RK-1)