Selasa, 25 Juli, 2017 7:54 am

Gandeng IPB, Pemkab Lingga Buka D1 Pertanian & Peternakan Sub Kampus Lingga

RiauKepri.com, LINGGA – Pemerintah Kabupaten Lingga dikabarkan berhasil menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk membuka vokasi D1 Pertanian dan Peternakan Sub Kampus Lingga, dengan kuota 105 mahasiswa tahun 2017 ini.

Program ini adalah upaya Pemkab Lingga untuk peningkatan kualitas SDM daerah, khususnya tenaga ahli bidang pertanian dan peternakan dalam rangka mewujudkan cita-cita Lingga sebagai daerah lumbung pangan di kawasan perbatasan.

Wakil Bupati Lingga M Nizar dalam sambutannya pada acara sosialisasi program vokasi D1 Pertanian dan Peternakan Sub Kampus Lingga di Aula Kantor Bupati, Daik Lingga, mengatakan seluruh mahasiswa yang mengikuti program ini nantinya tidak akan dibebani biaya alias gratis.

“Tujuannya agar lebih banyak tenaga ahli dalam bidang pertanian dan peternakan di Lingga sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh pak Bupati,” kata Nizar, Senin (24/7/2017).

Baca juga :  Menteri Siti: Tidak Ada Dasar RAPP Merumahkan Karyawan

Pemkab Lingga, lanjutnya, berharap seluruh mahasiswa D1 Pertanian dan Peternakan setelah menyelesaikan program ini nantinya dapat bekerja mendukung terwujudnya visi dan misi Pemkab Lingga ke depan.

Seperti yang telah banyak didengungkan, Pemkab Lingga berencana menjadikan Kabupaten Lingga sebagai daerah lumbung pangan di kawasan perbatasan.

Kepada para mahasiswa yang akan mengikuti program ini, Nizar meminta agar tekun dan bersungguh-sungguh dalam menimba ilmu.

“Jangan (program ini) digunakan hanya untuk mencari ijazah. Pemerintah membuka program ini secara gratis untuk mencetak SDM yang mumpuni dan berpihak kepada program pemerintah pula,” ungkap Nizar.

Kerjasama dengan IPB ini, lanjutnya, dijalin Pemkab Lingga juga dalam rangka peningkatan SDM asli daerah Bunda Tanah Melayu agar siap dalam menghadapi persaingan yang pasti lebih sulit ke depan.

Baca juga :  Di Bintan, Gratis Periksa Kanker Serviks dan Payudara Setiap Kamis

Pemkab Lingga, kata Nizar, pasti tidak berkeinginan untuk menggunakan tenaga ahli dari luar daerah jika SDM daerah sendiri ada yang mampu.

“Program pusat saat ini terus bergulir, otomatis pasti membutuhkan tenaga yang membidangi baik itu penyuluhan dan lainnya. Untuk itu saya harap manfaatkanlah sebaik mungkin,” kata Nizar seraya memberi apresiasi dan ucapan terimakasih kepada pihak IPB yang telah mendukung pengembangan SDM di Lingga.

Diinformasikan, kuota bagi program pendidikan D1 IPB Sub Kampus Lingga tahun ini sebanyak 105 mahasiswa. Dengan rincian 70 mahasiswa pertanian dan 35 mahasiswa peternakan.

Proses pendidikan dipusatkan di wilayah Kecamatan Singkep dengan menggunakan Kantor UPTD Kecamatan Singkep.(*)