Senin, 21 Agustus, 2017 11:54 pm

Hadiri Tabligh Akbar, Gubernur Ajak Masyarakat Rapatkan Barisan

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengatakan bahwa dalam membangun daerah, perlu dukungan dari masyarakat. Untuk itu sebagai suatu kesatuan maka semuanya perlu untuk merapatkan barisan. Karena dengan bersama-sama dan saling bahu-membahu maka keberhasilan membangun daerah InsyaAllah dapat segera dicapai.

Hal ini disampaikan Gubernur saat menghadiri tabligh akbar bersama Ustadz Abdul Somad, Senin (21/8) di Lapangan Pamedan Jl. Ahmad Yani, Tanjungpinang.

“Dalam Islam, kita ibaratkan rapatkan barisan itu ketika shalat berjamaah, shalat berjamaah itu pahalanya berlipat ganda. Maka membangun daerah perlu pula bersama-sama agar tujuannya lebih besar manfaat yang dihasilkan,” ujar Nurdin

Nurdin melanjutkan bahwa sebagai masyarakat yang beragama, Islam khususnya, pondasi yang paling kuat yang harus kita bangun adalah agama.

“Maka diharapkan dari ceramah yang malam ini kita dengarkan dapat memberikan manfaat dan hidayah bagi kita semua masyarakat Tanjungpinang. Agar kita tetap menjalin kebersamaan, bersatu tidak terpecah belah dan bersatu dalam kekeluargaan,” ujar Nurdin

Nurdin mengaku senang dengan antusias warga Tanjungpinang pada malam ini, ketika acara belum dimulai masyarakat sudah memadati Lapangan Pamedan. Kedepan Nurdin berharap dengan kegiatan seperti inilah jika di gelar secara konsisten dapat memupuk akidah Islam yang kuat pada masyarakat.

Baca juga :  Safari Subuh di Masjid Al Husein, Gubernur Kepri Sumbang Rp10 juta

Dalam sambutannya, panitia pelaksana yang juga merupakan Ketua Generasi Fisabilillah (GNF) Kepulauan Riau Soni Dwi Nanda mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak yang ikut turut andil dalam mensukseskan tabligh akbar malam ini.

“Kami ucapkan terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Tanjungpinang dan unsur lainnya atas terselenggaranya tabligh akbar ini tak lupa terimakasih atas semua masyarakat yang datang memadati lapangan pamedan malam ini,” ujar Soni.

Dalam pada itu Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah juga mengatakan bahwa momen seperti inilah kita sebagai masyarakat harus manfaatkan untuk dapat menyerap ilmu agama yang disampaikan oleh Ustadz Somad.

“Semoga dari ilmu yang kita dapat pada malam ini Dapat di implementasikan dengan baik dalam kehidupan kita,” ujar Lis

Ustadz Abdul Somad yang biasa di sapa dengan singkatan UAS sendiri merupakan Ustadz kondang asal Pekanbaru yang juga seorang alumni S1 Al-Azhar, Mesir serta S2 Dar Al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau yang mana dirinya terkenal melalui video-video ceramahnya yang viral disebar banyak orang melalui media sosial Youtube.

Baca juga :  Rumah Tahfidz, Benteng Generasi Muda Bintan

Antusias masyarakat sudah terlihat sejak satu jam sebelum acara, mereka tampak sudah ramai memadati lapangan pamedan satu jam sebelum acara, pada kesempatan tersebut UAS dalam ceramahnya yang berjudul tentang Indahnya hidup dibawah naungan syariat islam mengatakan bahwa tema tersebut berarti besar.

Sebelum islam datang, di Arab masyarkatnya di pisah-pisahkan strata hidupnya dari orang miskin hingga kaya, namun ketika islam datang maka semua itu dihapuskan.

“Duduk sama rendah tegak sama tinggi, seperti yang kita lihat malam ini kita semua duduk bersama tanpa memandang pangkat jabatan kedudukan kita,” ujar UAS dalam ceramahnya.

UAS melanjutkan bahwa Islam datang, menghormati isi kepala orang, tidak lagi membangga-banggakan keturuan, warna kulit dan sebagainya, UAS mencontohkan ketika Baginda Rasulullah memerintahkan umat untuk Shalat dan yang bertindak sebagai Muadzin adalah seorang budak kulit hitam yakni Bilal.

“Karna yang dibawa mati adalah iman dan amal shaleh, bukan kedudukan kekayaan ataupun kesenangan dunia lainnya,” lanjutnya UAS.

Tampak hadir pada kesempatan iniSekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah, Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri Husnizar Hood, Sekdako Tanjungpinang Riono dan tokoh masyarakat.(RK/Hms)