Rabu, 21 Februari, 2018 9:51 am

Ini 4 Isu Strategis di Inhil Jadi Prioritas Kerja Syamsuar

RiauKepri.com, INHIL– Ketua Pensiunan Inhil, H Jamaludin, mengatakan, ada empat isu strategis yang perlu disampaikannya dan ini adalah realita yang menjadi keluhan masyarakat Indragiri Hilir (Inhil).

Pertama, kata Jamaludin, masalah kemiskinan. Kedua masalah kesehatan, dan ketiga pendidikan, dan terakhir masalah infrastruktur terutama jalan.

“Jika Pak Syamsuar dipercaya menjadi pemimpin tolong hal ini diperhatikan,” kata Jamaludin, ketika berdialog dengan Calon Gubernur Riau, H Syamsuar MSI, saat meresmikan Posko Relawan dan Media Centre di Wisma Aulia, Jalan H Khalidi, Tembilan, Rabu (21/2/2018).

Menjawab hal ini, Syamsuar mengatakan, isu ini kaitannya dengan mengangkat ekonomi kreatif dan ekonomi kerakyatan. Sebab penghasilan masyarakat Inhil ini adalah petani.

Baca juga :  E Katalog Ubah Proses Pengadaan Barang dan Jasa

“Insya Allah jika saya jadi Gubernur Riau, hal yang dilakukan pengadaan alat berat di setiap kecamatan. Sebab, lahan di Riau ini sebagian besar adalah tanah gambut,” ujar Syamsuar.

Masalah kesehatan, Syamsuar punya solusi dengan membangun Puskesmas Tipe D yang ada dokter spesialis. Hal ini dilakukan karena banyak wilayah di Inhil yang terpisah oleh pulau.

“Terkait masalah pendidikan, jelas sudah diatur Undang-undang dan nantinya kita buat Perda wajib belajar 12 tahun untuk pendidikan gratis,” ucap Syamsuar.

“Masalah kemiskinan, kita lakukan gerakan zakat untuk mengetas kemiskinan. Buat Perda zakat sehingga zakat yang diberikan dan disalurkan terarah,” sambung Syamsuar.

Baca juga :  Demi Mewujudkan Dua Mimpi Warga Inhil, Dua Jam Syamsuar Dihempas Gelombang

Menjawab soal jalan, kata Syamsuar, hal ini bukan saja menjadi isu di Inhil namun sudah menjadi keluhan masyarakat Riau. Karenanya masalah ini menjadi salah satu program prioritasnya jika nantinya menjadi Gubernur Riau.

“Pembangunan dan perbaikan jalan menjadi prioritas kerja saya nantinya, karena jalan adalah urat nadi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi masyarakat. Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat ini,” kata Syamsuar. (hidayat)