Kamis, 9 November, 2017 7:59 pm

Ini Bukti Kapolda Kepri Serius Tingkatkan Kompetensi Wartawan

RiauKepri.com, BATAM — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri dan Kepolisian Daerah (Polda) Kepri menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada Sabtu – Minggu, 25-26 November 2017 di Batam. Kegiatan ini adalah bukti keseriusan Kapolda Kepri, Irjen Sam Budigusdian untuk meningkatkan kompetensi wartawan di Provinsi Kepri.

Uji Kompetensi Wartawan tersebut adalah UKW PWI Kepri ke-9. Sebelumnya, PWI Kepri juga telah menggelar UKW di Tanjungpinang.

“UKW ini untuk mendorong wartawan di Kepri agar kompeten,” ujar Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian saat menerima para pengurus PWI Kepri di ruang kerjanya, belum lama ini.

Selama menjabat sebagai pengayom masyarakat, Irjen Sam Budigusdian memang telah membangun hubungan baik dengan kalangan wartawan. Termasuk, saat bertugas di Surabaya, Jawa Timur, jenderal bintang dua itu telah berhubungan baik dengan pers, salah satunya Jawa Pos.

Baca juga :  Gubernur Kepri Serahkan 224 Unit Ketinting Fiber untuk Nelayan Batam

“Di Surabaya dulu saya baik dengan Jawa Pos,” tambahnya.

Kegiatan UKW kali ini di Batam agak berbeda, karena dirangkai dengan ‘Sosialisasi MoU antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan Ketua Dewan Pers Josep Adi Prasetyo’ dan dilanjutkan dengan penandatanganan PKS (Perjanjian Kerjasama) antara Polda Kepri dengan PWI Kepri.

Ketua PWI Kepri, Ramon Damora mengatakan, UKW PWI Kepri ke-9 ini akan diikuti 35 orang peserta uji dari berbagai media di Batam, Tanjungpinang dan Karimun. Mereka akan terbagi ke dalam tiga kelompok wartawan, yaitu tingkat utama satu kelompok, tingkat madya satu kelompok dan tingkat muda tiga kelompok.

Baca juga :  Menko Kemaritiman Terus Dorong Pemanfaatan Sektor Maritim Kepri

Peserta uji tingkat utama adalah wartawan yang duduk sebagai pemimpin redaksi atau redaktur pelaksana. Sedangkan peserta uji tingkat madya adalah redaktur dan tingkat muda adalah wartawan atau reporter.

“Untuk tingkat utama itu adalah pemimpin redaksi atau redaktur pelaksana dan telah bekerja lebih dari sepuluh tahun berturut-turut, tidak pernah jeda,” ujar Ramon Damora.

Saat ini, lanjut Ramon Damora, kuota 35 orang peserta uji sudah penuh, tinggal proses administrasi saja. “Semua peserta UKW harus mendapat izin dari pemimpin redaksi, mengisi formulir dan menyerahkan foto copy kartu pers serta pas foto,” katanya.(RK)