Rabu, 26 Juli, 2017 8:31 am

Ini Pengaduan Pekerja yang Ditelantarkan PT Laut Jawa Makmur Sejati

Ilustrasi (g. net)

RiauKepri.com, PEKANBARU – Lima orang utusan mantan pekerja PT Laut Jawa Makmur Sejati, sub kontraktor PT EMP Malacca Straits SA di Pulau Padang, menyerahkan berkas pengaduan ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, Selasa (25/7/2017).

Berkas yang ditandatangani oleh 54 orang (52 supir dan 2 mekanik) mantan pekarja PT Laut Jawa Makmur Sejati ini, ditembuskan juga kepada Gubernur Riau, BUpati Kabupaten Kepulauan Meranti, Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Meranti, dan juga kepada SPSI Provinsi Riau.
Dalam berkas tersebut, para pekerja menyampaikan hak mereka yang dikangkangi oleh PT Laut Jawa Makmur Sejati. Adapun hak para pekerja yang tidak lunasi pihak perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Pembayaran gaji selama 4 bulan terhitung bulan Maret – Juni 2017
2. Pembayaran pesangon terhitung 1 Januari 2017 sd 30 Juni 2017
3. Pembayaran pesangon terhitung 1 januari 2015 sd 31 Desember 2016
4. Pembayaran uang cuti selama 2 tahun 6 bulan
5. Pembayaran THR tahun 2017 (hanya dibayar setengah dari upah pokok)
6. Pembayaran penambahan kontrak 5 bulan, terhitung dari Agustus 2014 s/d Desember 2014
7. Pembayaran keterlambatan gaji terhitung dari 1 Januari 2015 s/d 30 Juni 2017
8. Pembayaran Seragam Kerja
9. Pembayaran uang rapel/kenaikan gaji
Setelah menyerahkan berkas pengaduan mereka, para mantan pekerja PT Laut Jawa Makmur Sejati langsung ke kantor Gubernur Riau. Namun orang nomor 1 Riau itu tidak berada di tempat dan berkas pengaduan itu pun mereka serahkan kepada staf TU Gubernur Riau.
“Kami berharap pengaduan kami ini secepatnya diproses. Kami sangat berharap betul sebagai masyarakat kecil di negeri ini,” ujar Mizi, salah seorang utusan mantan pekerja PT Laut Jawa Makmur Sejati.
Sementara itu, pihak PT Laut Jawa Makmur Sejati, dihubungi riaukepri.com melalui telepon genggam, tidak mengangkat, padahal nada tersambung. (KR3)  
Baca juga :  Kordias dan Suhardiman "Bersilat Lidah," Pemicunya Foto Porno?