Minggu, 30 Juli, 2017 9:09 am

Ini Reaksi CJH Riau Terhadap Wacana Investasikan Dana Haji ke Infrastruktur

Ilustrasi (g. net)

RiauKepri.com, PEKANBARU – Wacana menginvestasikan dana haji ke sektor infrastruktur yang disampaikan Presiden Jokowi usai melantik Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/7/2017), mendapat penolakan berbagai kalangan.

Beberapa orang Calon Jemaah Haji yang telah menyimpan uang mereka untuk melaksanakan ibadah haji, ketika ditanyai oleh RiauKepri.com, tidak setuju dengan keinginan Presiden Jokowi tersebut.
“Saya sudah menyimpan uang selama lima tahun, Insyaallah tahun depan saya akan berangkat. Saya tidak setuju dengan keinginan Pak Jokowi tersebut, karena kami menyimpan untuk ibadah kami,” ucap Adi, salah seorang Calon Jemaah Haji asal Pekanbaru.
Ketika ditanya pernahkah pemberitahuan oleh pihak pemerintah atau bank, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bisa digunakan untuk investasi oleh pemerintah demi kemaslahatan CJH, para CJH terseut menjawab tidak pernah.
Dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 disebutkan bahwa BPKH selaku wakil akan menerima mandat dari calon jemaah haji selaku muwakkil untuk menerima dan mengelola dana setoran BPIH.
“Tidak pernah kami dibertahukan selama ini. Kami hanya menabung dan berharap dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik,” ujar sumber tersebut.
Sementara itu, Saifunnajar, Kasi Bidang Haji, Kanwil Deperteman Agama Provinsi Riau, dihubungi riaukepri.com melalui telepon genggamnya, belum mengetahui wacana yang hendak menginvestasikan dana haji ke sektor infrastruktur yang disampaikan Presiden Jokowi itu.
“Kami belum tahu. Itu kebijakan pemerintah pusat,” jelas Saifunnajar.
Terkait pemberitahuan kepada CJH tentang bolehnya BPIH mengelola dana setoran haji untuk diinvestasikan demi kemaslahatan CJH, Saifunnajar menjawab bahwa tidak ada menyampikan kepada CJH.
“Kami hanya menyosialisasikan pelasanaan ibadah haji, masalah biaya bisa digunakan untuk investasi lainnya, kami tidak tahu,” ucap Saifunnijar. (KR3)
Baca juga :  Emak-emak Ini "Mengentang" Sambil Terpekik di Mapolda Riau, Ngapa Ngentam?