Selasa, 6 Maret, 2018 6:24 pm

Jalan Sudirman Pakning Aset Pemprov, Dinas PUPR Bengkalis Lakukan Koordinasi

RiauKepri.com, SUNGAIPAKNING – Retaknya Jalan Jendral Sudirman Sungai Pakning yang terletak di desa Dompas Kecamatan Bukit Batu menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk melakukan perbaikannya, sebab jalan tersebut merupakan aset Pemprov sebagai jalan lintas antar daerah di dalam provinsi.

Namun demikian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis tetap melakukan koordinasi ke Dinas PU Provinsi Riau agar perbaikan atau pemeliharaannya segera dilakukan.

“Jalan Jendral Sudirman Sungai Pakning itu memang menjadi tanggung jawab Pemprov untuk memperbaikinya, akan tetapi kita (Dinas PUPR Bengkalis. Red) tidak tinggal diam begitu saja, kita akan terus melakukan koordinasi  dengan Dinas PU Provinsi agar perbaikan segera dilakukan,” ungkap Plt Kepala Dinas PUPR Bengkalis Tajul Mudarris kepada  media ini, Selasa (6/3/2018).

Baca juga :  Koperasi BBDM Santuni Korban Rumah Terbakar di Sungai Pakning

Menurut Tajul Jalan Sudirman Sungai Pakning termasuk aset vital Riau, karena menjadi salah satu jalan lintas penghubung antar Kabupaten / Kota di Riau, mulai dari Kota Dumai, Kabupaten Siak maupun menuju kota Pekanbaru sebagai Ibukota Provinsi .

“Jalan itu salah satu objek vital Provinsi Riau, jika terputus akan menimbulkan multy efect bagi kemaslahatan masyarakat ramai, untuk itu kita akan upayakan agar pihak Pemprov Riau cepat dalam menanggapinya,” tutur Tajul Mudaris.

Sebelumnya diberitakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Jalam Alfalhrurrazy, ST. MT menegaskan bahwa kendaraan dengan tonase di atas 8 ton,  harus melewati Jalan Lingkar Sungai Pakning,  dari desa Dompas sampai ke desa Batang Duku.

Baca juga :  Survei Membuktikan Syamsuar Gubri, Ini Tanggapan Parpol Karib

Hal itu terkait dengan kondisi Jalan Jendral Sudirman yang berlokasi di desa Dompas sudah mulai retak,  akibat patahnya saluran air di bawahnya.

“Kita tegaskan kendaraan tonase tinggi tidak boleh melintasi kota Sungai Pakning,  jalan kota hanya boleh untuk kendaraan dengan bobot 8 ton ke bawah.  Apalagi saat ini jalan Sudirman yang terletak di desa Dompas sudah mulai retak,” tegas pria yang akran disapa Razy ini. (RK4)