Minggu, 16 Juli, 2017 10:11 am

Jefri Noer: Kayu di Anak Tangga Rumah Kami Belah untuk Pak Syamsuar

RiauKepri.com, KAMPAR — Mantan Bupati Kampar, Jefri Noer, menitipkan masa depan Riau lebih baik lagi kepada Drs H Syamsuar MSi. Apalagi tujuan salah satu putra terbaik Riau ini untuk maju dalam Pilkada 2018 mendatang dipandang mulia, mensejahtraan masyarakat dalam upaya mengentas kemiskinan.

“Kalau Pak Syamsuar serius untuk mengentas kemiskinan, kayu di anak tangga rumah kami belahkan,” kata Jefri Noer dalam sambutannya pada pertemuan dengan peserta Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadesa (P4S) dan peserta pusat kegiatan belajar masyarakat mandiri, Kubangraya, Kabupaten Kampar, Ahad (16/7/2017).
Jefri Noer menjelaskan, dukungannya hingga berani membelah kayu di anak tangga rumahnya, adalah bentuk keseriusan dirinya dan mempunyai makna, jika Pak Syamsuar tak punya danapun dia siap membantunya.
“Jiwa dan raga kami serahkan kepada Pak Syamsuar untuk mendukungnya. Asal Pak Syamsuar serius membangun Riau lebih baik lagi,” ungkap Jefri Noer, pada pertemuan yang dihadiri ratusan orang di Kampung Wisata Tiga Dara, Hotel dan Resort Agro Wisata, Kubang.
Jumlah anggota simpul di program pengetas kemiskinan dan program pedesaan yang telah dibentuk ketika Jefri Noer menjadi Bupati Kampar hingga saat ini, hampir mencapai 18 ribu orang.
“Simpul-simpul kita siap mendukung Pak Syamsuar menjadi Gubri. Jumlah anggota simpul kita mencapai 17.700 orang,” beber Jefri Noer.
Pesan Jefri Noer, jika Syamsuar memimpin Riau, jangan membangun dengan rasa ketakutan yang berlebihan sehinggan silpa APBD Riau banyak. Akibatnya, daerah yang membutuhkan dana tidak terbangun sementara silpa Riau menumpuk. Seharusnya dibagikan saja dana itu ke daerah.
Seorang kepala daerah, ungkap Jefri Noer, harus berani dalam mengambil keputusan untuk pembangunan Riau yang kaya dan banyak SDA yang perlu dikembangkan lagi.
“Kalau jadi pemimpin takut dengan resiko, tak usah jadi pemimpin. Cukup punya usaha saja dan dikelola keluarga,” ucap Jefri Noer.
Usai Jefri Noer menyampaikan kata sambutannya, sebelum berpidato Syamsuar menyerahkan cindera mata berupa tanjak dan memasangnya ke kepala Jefri Noer.
“Saya ke sini mencari pengalaman politik, saya dan Pak Jefri punya latar belakang yang berbeda. Saya dari birokrat sementara Pak Jefri seorang pengusaha yang terjun ke politik,” ungkap Syamsuar.
Menurut Syamsuar, sebagai pengusaha yang terjun ke politik, Jefri Noer selalu ada inovasi dan sukses memimpin Kampar.
Tugas seorang pemimpin itu, kata Syamsuar, bagaimana mensejahterakan masyarakat, mengangkat ekonomi masyarakat, dan apa yang dibuat Pak Jefri ini adalah upaya mensejahterakan ekonomi masyarakat. Ini tanda pemimpin yang sukses.
“Saya sangat serius dan ingin belajar dengan Pak Jefri dalam mengetas kemiskinan sehingga kita bisa membawa Riau lebih baik,” ungkap Syamsuar.
Sebagai Bupati Siak, Syamsuar sudah berupaya menjalankan tugas seorang pemimpin. Berbagai prestasi sudah diukir, 6 kali berturut-turut menerima WTP dan dua kebijakannya terkait masalah pendidikan dan pelayanan terpadu menjadi rujukan nasional.
Saat ini, kata Syamsuar, masyarakat Siak sudah tidak lagi mengalih fungsikan lahan menjadi kebun sawit namun lahan sudah dijadikan tanaman padi. Pemkab Siak sendiri terus mendorongnya dengan memberi bibit unggul dan irigasi.
Selain itu, sambung Syamsuar, pemerintah juga menyediakan pasar kepada petani padi. Bantuan dan kemudahan ini membuat warga antusias, apalagi dalam setahun dua kali panen dan sudah ada pembeli per satu kilo beras Rp4 ribu.
“Beralihnya petani sawit menjadi petani padi, adalah upaya kita untuk menjawab kekhawatiran terjadinya kerawanan terhadap sandang pangan, terutama kebutuhan pokok beras,” ungkap Syamsuar.
Sedangkan terhadap usaha kecil menengah, di Siak Syamsuar juga sudah berbuat dengan melakukan kerja sama dengan Bank Riau-Kepri, memberi pinjaman modal dengan bunga yang rendah tidak boleh diatas lima persen.
“Membantu usaha kecil menengah salah satu program prioritas saya jika jadi gubernur. Untuk mengetas kemiskinan ini, saya perlu belajar dengan Pak Jefri yang sudah membuat program zero kemiskinan,” ucap Syamsuar.
Syamsuar juga menyebutkan, jika diberi amanah meminpin Riau, dia melakukan tiga hal yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Yakni, meningkatkan ekomi dan mensejahtrakan masyarakat, neningkatkan kesehatan dengan berobat gratis, dan meningkatkan pendidikan.
Tiga hal di atas sudah dilakukan Syamsuar di Kabupaten Siak, dan pengalaman ini juga dilakukan nantinya jika menjadi pemimpin Riau.
Setelah melakukan tiga hal tersebut, tak kelah pentingnya, Syamsuar membangun jalan dan memperbaiki jalan yang ada agar lebih baik lagi karena jalan adalah urat nadi perekonomian masyarakat.
“Belanja untuk rakyat, harus lebih besar dari belanja aparatur dan bukan sebaliknya. Jadi, saya mohon doa restu serta dukungan dari semua pihak untuk menjadikan Riau lebih baik,” kata Syamsuar.
Usai melakukan pertemuan, Syamsuar diajak Jefri Noer untuk melihat budi daya ikan lele dan nelihat UKM konfeksi.(RK)
Baca juga :  Sebelum Penyerahan Dukungan, Syamsuar Makan Bersama Kader PAN